Malang Raya

Janji Plt Bupati Malang Sanusi saat Serahkan Santunan pada 211 Anak Yatim Piatu di Tumpang

Plt Bupati Malang Sanusi memberikan santunan kepada 211 siswa dan siswi sekolah dasar dan setingkat yang kurang mampu di Gedung Guru Dinas Pendidikan

Janji Plt Bupati Malang Sanusi saat Serahkan Santunan pada 211 Anak Yatim Piatu di Tumpang
Erwin
Plt Bupati Malang Sanusi memberikan santunan kepada 211 siswa dan siswi sekolah dasar dan setingkat se Kecamatan Tumpang yang kurang mampu di Gedung Guru Dinas Pendidikan Koordinator Wilayah (Korwil) Tumpang, Kecamatan Tumpang, Selasa (10/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, TUMPANG - Plt Bupati Malang Sanusi memberikan santunan kepada 211 siswa dan siswi sekolah dasar dan setingkat yang kurang mampu di Gedung Guru Dinas Pendidikan Koordinator Wilayah (Korwil) Tumpang, Kecamatan Tumpang, Selasa (10/9/2019).

"Pemkab Malang akan terus meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan. Anak harus di didik menjadi tunas yang pandai agar tumbuh dewasa, baik pandai dalam hal ilmu umum dan agama," ujar sosok yang menggantikan Bupati Malang non aktif, Rendra Kresna.

Sanusi berceramah, syarat jika ingin hidup bahagia dunia dan akhirat maka harus sama-sama belajar dan pandai ilmu pendidikan umum dan agama.

Di sela-sela ceramahnya, Sanusi membeberkan program Pemkab Malang di tahun 2020 terkait program sekolah gratis bagi siswa sejak usia PAUD hingga SMP.

''Nanti Pemkab akan menyiapkan anggaran lewat APBD untuk sekolah gratis bagi anak mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP. Anak-anak jangan sampai tidak sekolah karena tidak punya uang dan biaya. Kita juga akan anggarkan bantuan bagi anak yatim piatu," janji politisi PKB itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Pemberian Santunan, Sujiati menernagkan pihaknya didukung para simpatisan, seluruh siswa dan guru SD se Tumpang, para pegawai se Kecamatan Tumpang hingga mampu memberikan santunan kepada 211 anak yatim piatu yang duduk di bangku SD dan setingkat.

Sujiati menjelaskan, banyak anak yatim piatu dan kurang mampu di Kecamatan Tumpang yang selayaknya mendapat santunan dan dirawat.

''Kami berharap anak-anak ini tidak hanya disantuni dalam 10 hari pertama di bulan Muharram. Semoga kelak setiap hari bisa melaksanakan kegiatan berbagi seperti ini. Kami juga berharap dukungan Pemkab Malang dan pihak lain yang sekiranya bersedia ikut bersedekah," ungkap wanita yang berprofesi sebagai guru itu.

Di sisi lain, Andra salah satu siswa SD Negeri 2 Tumpang mengaku senang dan bersemangat tinggi untuk belajar.

"Saya bercita-cita dapat belajar di perguruan tinggi favorit," ungkap bocah yang ingin menjadi guru itu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved