Kota Batu

Persiapan Pemkot Batu agar Mendapat Predikat Kota Sehat

Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur akan meninjau 20 titik di Kota Batu.

Persiapan Pemkot Batu agar Mendapat Predikat Kota Sehat
.
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur akan meninjau 20 titik di Kota Batu, Rabu (11/9/2019). Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu drg Kartika Trisulandari menjelaskan bahwa verlap dilakukan sebagai salah satu persyaratan Kota Batu mendapat predikat Kota Sehat.

"Besok Verifikasi Lapangan dari Kementetian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim ke 20 titik di Kota Batu," ujar Kartika, Selasa (10/9/2019).

Kartika pun optimis bahwa Kota Batu bisa mendapat predikat Kota Sehat. Menurut Kartika, selama ini telah terjalin koordinasi yang baik antara masyarakat dengan eksekutif.

"Insha Allah, peluangnya 90 persen. Soalnya kami kolaborasinya sudah bagus. Forum Kota Sehat, pembinanya SKPD. Masyarakat juga mendukung," ujarnya.

Ketika Kota Batu mendapat predikat Kota Sehat, maka nantinya akan terbentuk tatanan yang membuat masyarakat Kota Batu betul-betul sehat.

"Kalau Kota Batu menjadi Kota Sehat, tatanannya bertambah. Saat ini ada tambahan ketahanan pangan dan gizi serta pariwisata sehat. Kita tambah supaya sendi kehidupan yang ada di Kota Batu semakin baik dan sehat," ujarnya.

Kartika juga mengatakan bahwa predikat Kota Sehat bukan semata tanggungjawab Dinas Kesehatan semata. Melainkan tanggungjawab segala sektor, mulai dari Pemkot Batu hingga masyarakatnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, saat ini Kota Batu lolos secara administrasi untuk memenuhi syarat sebagai Kota Sehat.

“Dari berapa ratus yang mengajukan forum kota sehat ini, Kota Batu termasuk 27 kota yang dianggap secara administrasi itu memenusi syarat,” kata Dewanti.

Sinergi antar lini sudah dibangun untuk mewujudkan Kota Batu sebagai Kota Sehat. Dewanti menekankan, seluruh OPD di Kota Batu bisa bersinergi untuk mewujudkan Kota Batu sebagai Kota Sehat. Katanya, predikat Kota Sehat tidak bisa dibebankan pada satu OPD saja, melainkan kolaborasi dari seluruh OPD.

“Tapi yang jelas Pemkot Batu sangat senang ketika kita ada forum kota sehat dan bisa memenuhi persyaratan. Kami berusaha memberikan yang terbaik. Bukan soal nanti dapat juara atau apa. Tapi akhirnya ketika kita melakukan dengan bersinergi antara seluruh dinas,” terang Dewanti.

Ketua Forum Kota Batu Sehat, Salma Safitri menambahkan, bahwa bahwa kota sehat itu tidak bisa dibebankan pada Dinas Kesehatan. Pasalnya, dinas tidak bisa bekerja sendiri-sendiri.

“Forum Kota Sehat itu menjembantani bagaimana dinas berkoordinasi saling bersinergi program. Peran kami sebagai kelompok masyarakat bekerjasama dengan dinas. Pasalnya dinas sduah memiliki beban kerja sendiri,” terangnya.

Pada tahun ini, Kota Batu maju dengan empat tataran, yakni pariwisata sehat, pangan sehat dan bergizi, kawasan pemukiman prasarana hidup sehat dan hidup sehat mandiri. Sebelumnya, sudah ada dua tataran awal yakni kawasan pemukiman prasarana hidup sehat dan hidup sehat mandiri.

“Kali ini yang diandalkal pangan sehat. Kita punya lumbung pangan di Temas, Pendem dan pertanian organik. Pariwisata sehat ada di Selecta dan Batu Flower Garden. Di sana ada ruang menyusui, itu salah satu poin penting, lalu ada layanan kesehatan di lokasi wisata,” paparnya. 

Tags
Kota Batu
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved