Kabar Gresik

Kronologi Pembunuhan Gadis di Café Penjara Gresik, Pelaku Bawa Kucing untuk Bujuk Korban

Polisi telah menangkap Sholahudin Alayubi yang diduga membunuh Hadryil Choirun Nisa’a (25) di Cafe Penjara di Jalan Raya Cerme, Gresik

Kronologi Pembunuhan Gadis di Café Penjara Gresik, Pelaku Bawa Kucing untuk Bujuk Korban
istimewa
Polisi olah TKP lokasi pembunuhan Hadryil Choirun Nisa’a (25) di Cafe Penjara di Jalan Raya Cerme, Gresik, Selasa (10/9/2019) malam. 

Dalam kasus pembunuhan ini polisi menyita kandang kucing, cangkul, perhiasan, dan motor milik korban.

“Kami masih didalami motif pembunuhannya,” kata Wahyu.

Rencananya pelaku akan mengubur korban di area kafe menggunakan cangkul tersebut.

“Korban digeletakan di pos penjagaan samping pintu gerbang dalam karung sak sambil dibubuhi serbuk kopi.”

“Kemudian akan dikubur di area kafe itu, tapi terburu tertangkap,” imbuhnya.

Sementara itu, Ayub mengaku merampas perhiasan Nisa karena terbelit utang sekitar Rp 5 juta.

“Saya hanya mengincar perhiasan dan HP-nya. Ternyata dia memberontak.”

“Saya langsung membekapnya. Saya tidak ada niatan untuk membunuhnya,” kata Ayub.

Ayub mengaku sudah mengenal korban sejak kecil. Korban juga pernah jualan di dalam kafe.

Bahkan almarhum bapak korban juga pernah bisnis bersama ayah Ayub.

“Saya sudah kenal sejak kecil dengan Nisa. Tapi karena dia memberontak saat saya minta perhiasannya, akhirnya saya bekap.”

“Ternyata dia sampai meninggal dunia,” imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved