Kabar Lumajang

Menteri BUMN Sedih Lihat Kondisi Ranu Pani, Bupati Lumajang Janji Tahun Depan Sudah Hijau

Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku sedih melihat kondisi Ranu Pani, sebuah danau di kaki Gunung Semeru wilayah Desa Ranupani, Senduro, Lumajang.

Menteri BUMN Sedih Lihat Kondisi Ranu Pani, Bupati Lumajang Janji Tahun Depan Sudah Hijau
ist
Bupati Lumajang Thoriqul Haq mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno di Ranu Pani, sebuah danau di kaki Gunung Semeru wilayah Desa Ranupani Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku sedih melihat kondisi Ranu Pani, sebuah danau di kaki Gunung Semeru wilayah Desa Ranupani Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Warga Lumajang menyebut danau memakai istilah ranu.

Menteri Rini mendatangi Ranu Pani di sela-sela acara penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hasil sinergi BNI, BRI, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Rabu (11/9/2019).

"Saya melihat gambar dahulu dan sekarang, itu sedih sekali. Karena dulu Ranu Pani itu mempunyai danau yang besar dan cantik, jadi akhirnya kami tergugah. Nah komitmen kami untuk bagaimana merevitalisasi danau ini menjadi cantik kembali," ujar Rini.

Rini menekankan supaya BUMN turut serta mendukung pengoptimalan wisata Ranu Pani di Lumajang. Rini menilai, potensi wisata yang dimiliki oleh Ranu Pani, luar biasa terutama dari sisi pemandangan.

"Jadi saya melihat ke sini ini cantik sekali, jadi Lumajang ini memang tempat yang cantik sekali tapi memang perlu dijaga," tegasnya.

Untuk mendukung objek pariwisata yang ada di kawasan Ranu Pani, BUMN berencana akan membangun infrastruktur pendukung pariwisata, seperti, pembangunan homestay.

Adanya objek-objek pendukung pariwisata tersebut, lanjut Rini, dapat mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Kedatangan Rini bersama jajaran BUMN dari perbankan dan lembaga keuangan tersebut tidak hanya untuk menyalurkan KUR, namun juga melakukan kegiatan awal revitalisasi Ranu Pani.

Beberapa kegiatan pada revitalisasi Ranu Pani, di antaranya, peletakan batu pertama rest Area oleh Mentri BUMN, peninjauan pengerukan sedimen Danau sekaligus penanaman pohon cemara. Kondisi Ranu Pani memang terancam sedimentasi, juga masifnya tanaman salvinia yang tumbuh di permukaan danau.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengungkapkan rasa terimakasih terhadap program nyata yang dilakukan oleh BUMN, dalam keikutsertaan membantu Pemkab dalam merevitalisasi Ranu Pani.

Thoriq menegaskan, Pemkab Lumajang berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi wisata yang ada di kawasan Ranu Pani.

"Seperti penataan perkampungan serta penanaman pohon di kawasan Ranu Pani. Selain itu, Pemerintah juga akan menganggarkan terhadap pelebaran jalan di wilayah Ranu Pani melalui APBD. Saya janji tahun depan Ranu Pani sudah akan berubah, saya janji tahun depan sudah banyak pohon-pohon yang tertanam di kawasan Ranu Pani," tegas Thoriq.

Ranu Pani (2.114 Mdpl), adalah satu dari sejumlah ranu yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Lumajang. Ranu di Lumajang bisa ditemukan di lereng Gunung Semeru, dan Lemongan. Ranu Pani termasuk danau yang berada di kaki Gunung Semeru.

Ranu Pani yang kemudian namanya diabadikan sebagai nama desa, merupakan pos pertama pendakian menuju gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Danau tersebut termasuk satu destinasi wisata danau di Kabupaten Lumajang. Selain Ranu Pani, danau yang berada di kaki Gunung Semeru antara lain Ranu Kumbolo, Ranu Regulo, Ranu Tompe, dan Ranu Darungan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved