Malang Raya

Pemkot Malang Terima Hibah Barang Senilai Rp 3,85 M dari KemenPUPR

Pemkot Malang menerima hibah barang senilai Rp 3,85 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPUPR)

Pemkot Malang Terima Hibah Barang Senilai Rp 3,85 M dari KemenPUPR
Pemkot Malang
Pemkot Malang menerima hibah barang senilai Rp 3,85 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPUPR) 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA – Pemkot Malang menerima hibah barang senilai Rp 3,85 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPUPR), Selasa (10/9/2019).

Hibah barang tersebut diterima Wali Kota Malang, Sutiaji di Kantor KemenPUPR RI di Jakarta.

Jenis barang milik negara yang dihibahkan untuk Pemkot Malang itu berasal dari dana APBN 2017.

Hibah tersebut diwujudkan dalam proyek peningkatan kualitas permukiman kumuh di Kelurahan Purwantoro.

Hal itu berdasar persetujuan Kementerian PUPR dalam surat nomor PS. 04.03-mn/599, tertanggal 13 Maret 2019.

Terkait dengan tujuh pembangunan jalan kompleks kawasan Purwantoro yang dihibahkan.

Pembangunan itu meliputi tiga Saluran U-Gatter, dua pembangunan jalan yang meliputi paving dan aspal.

Sisanya merupakan pembangunan saluran batu kali dan pembuatan pintu air sebanyak dua unit.

Pada kesempatan itu, Sutiaji mengatakan, bahwa kawasan kumuh menjadi salah satu pekerjaan dari sebuah kota, salah satunya Kota Malang.

Terlebih lagi dengan kontur wilayahnya yang memang berhimpitan langsung dengan Daerah Aliran Sungai/bantaran sungai.

“Kami (Kota Malang) masih memiliki kawasan kumuh. Dari data yang ada hingga akhir tahun 2018, kawasan kumuh di Kota Malang tersisa seluas 298,22 hektare,” ujar Sutiaji dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM, Rabu (11/9/2019).

Sutiaji menjelaskan ada 25,24 hektare kawasa kumuh di Kelurahan Purwantoro.

Dan dengan kegiatan pembangunan jalan kompleks tersebut telah memberi manfaat pengurangan kawasan kumuh sebesar 2,52 hektare.

“Sasaran dari kawasan Purwantoro tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh dengan menanggulangi genangan air dan memperbaiki jalan lingkungan sehingga masyarakat mendapatkan akses jalan yang memadai,” ujar Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara Setjen KemenPUPR RI, Budi Setyawan mengatakan dari data yang dilansir dari Kemen PUPR RI menyebutkan, untuk Provinsi Jawa Timur ada lima kota dan tujuh kabupaten yang menerima proses hibah.

Wilayah tersebut meliputi Kota Malang, Kota Batu, Kota Blitar, Surabaya, Kota Kediri, Kabupaten Madiun, Ngawi,  Banyuwangi, Nganjuk,  Kabupaten Situbondo, Lamongan, dan Kabupaten Probolinggo.

“Khusus untuk Provinsi Jawa Timur nilainya sebesar Rp 152,611 miliar yang tersebar di lima kota dan tujuh kabupaten,” ujarnya.

Dia menambahkan nilai total barang milik negara yang dihibahkan oleh Kementerian PUPR sebesar Rp 3,071 triliun.

Yang sebaran proyeknya berada di wilayah Provinsi Bali,  Jawa Barat,  Jawa Timur, Kalimantan Tengah,  NTB dan Sulawesi Utara.

“Selain memberikan hibah, KemenPUPR juga memberi apresiasi kepada kepala daerah yang hadir secara langsung, dan itu wujud komitmen kuat untuk masing-masing kepala daerahnya,” tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved