Pilwali Surabaya 2020

Pengakuan Dyah Katarina soal Bambang DH dan Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Surabaya

"Kalau saya bilang suami itu awalnya malah tak memberi sinyal setuju. Tapi setelah beberapa hari bicara katanya tidak apa-apa," ucap Dyah Katarina.

Pengakuan Dyah Katarina soal Bambang DH dan Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Surabaya
ist
Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Dyah Katarina, mengambil berkas pendaftaran untuk bakal calon Wali Kota Surabaya ke kantor PDI Perjuangan Kota Surabaya di Jalan Setail, Rabu (11/9/2019). 

"Kalau saya bilang suami itu awalnya malah tak memberi sinyal setuju. Tapi setelah beberapa hari bicara katanya tidak apa-apa," ucap Dyah Katarina, istri Bambang DH, mantan Wali Kota Surabaya.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Dyah Katarina, mengambil berkas pendaftaran untuk bakal calon Wali Kota Surabaya ke kantor PDI Perjuangan Kota Surabaya di Jalan Setail, Rabu (11/9/2019).

Istri mantan Ketua Bappilu DPP PDIP, Bambang DH, ini datang ke kantor DPC PDIP Kota Surabaya ditemani anaknya dan diterima oleh Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kota Surabaya, Wimbo Ernanto.

Dyah Katarina mengungkapkan keputusan untuk mengambil formulir pendaftaran tersebut karena dorongan dari orang-orang terdekatnya dan juga relawan serta simpatisan.

Sedangkan Bambang DH, menurut Dyah Katarina justru sempat melarang.

"Kalau saya bilang suami itu awalnya malah tak memberi sinyal setuju. Tapi setelah beberapa hari bicara katanya tidak apa-apa," ucap Dyah, Rabu (11/9/2019).

Mantan Ketua TP PKK Kota Surabaya ini menjamin pihaknya tidak akan memanfaatkan kewenangan Bambang DH untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP.

"Pak Bambang DH juga bukan struktural DPP lagi, jadi mau menggunakan jalur apa? Kalau dukungan moril pasti tapi kalau dukungan karena mempunyai kekuasaan, saya rasa tidak," lanjut Dyah Katarina.

Untuk itu Dyah Katarina siap bersaing dengan kandidat lain baik dari internal partai maupun dari eksternal.

Ke depannya Dyah akan melihat sejauh mana kesiapan relawan dan simpatisan di grass root atau akar rumput.

"Kami belajar dulu sambil berjalan sambil konsolidasi apa sanggup mereka mengkampanyekan saya nanti kan sambil jalan kalau memang dikehendaki orang ya bisa lanjut," lanjutnya. Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved