Arema Malang

Dahi Mario Gomez Pernah Berdarah Gara-gara Ulah Oknum Aremania di Stadion Kanjuruhan

dahi Mario Gomez berdarah setelah terkena lemparan oknum suporter di Stadion Kanjuruhan.

Dahi Mario Gomez Pernah Berdarah Gara-gara Ulah Oknum Aremania di Stadion Kanjuruhan
khairul amin
Mario Gomez, Pelatih Borneo FC, saat jumpa pers di Lamongan, Minggu (28/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Laga Arema FC Vs Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat  (13/9/2019) besok, akan membuat Mario Gomez, pelatih Borneo FC, mengingat insiden berdarah yang pernah ia alami.

Seperti diketahui, saat laga Arema FC Vs Persib Bandung Liga 1 2018, Minggu (15/4/2018) silam, dahi Mario Gomez berdarah setelah terkena lemparan oknum suporter di Stadion Kanjuruhan.

Laga Arema Vs Persib itu berakhir ricuh dengan skor 2-2 karena suporter masuk ke dalam lapangan, sehingga laga dihentikan sebelum waktu normal.

Akan kembali menginjakan kaki di Kanjuruhan dengan status pelatih Borneo FC, Gomez mengaku tak trauma, bahkan ia juga telah melupakan kejadian kelam yang menerpanya dulu itu.

"Saya sudah melupakan itu. Saya berharap insiden itu dijadikan pelajaran dan semua belajar dari itu," ujar Mario Gomez, Kamis (12/9/2019).

Lebih lanjut ia mengaku ingin fokus membawa timnya memenangkan pertandingan besok lawan Arema FC.

"Kami datang ingin menang untuk mendongkrak posisi klasemen," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved