Kota Batu

Inilah 9 Calon Kepala Desa dari Tiga Desa di Kecamatan Junrejo, Kota Batu

PILKADES KECAMATAN JUNREJO, KOTA BATU - Desa Torongrejo 4 calon, Desa Beji 3 calon, dan Desa Junrejo 2 calon.

Inilah 9 Calon Kepala Desa dari Tiga Desa di Kecamatan Junrejo, Kota Batu
Benni Indo
Prosesi penetapan calon kepala desa di Kecamatan Junrejo, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Tiga desa di Kecamatan Junrejo, Kota Batu menetapkan calon kepala desa beserta nomor urutnya. Ada 9 calon kepala desa dari tiga desa di Kecamatan Junrejo. Mereka akan bertarung untuk memperolah suara dari 17.845 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kecamatan Junrejo.

Rincinya, Desa Torongrejo 4 calon, Desa Beji 3 calon, dan Desa Junrejo 2 calon.

Arief Rahman Ardyasana Camat Junrejo mengatakan, sejauh ini proses pendaftaran hingga penetapan berjalan lancar. Dari data yang dihimpun, nomor urut dari empat calon kepala desa Torongrejo yakni Kateni mendapatkan nomor urut 1, Suliono mendapatkan nomor urut 2, Sugeng Santoso mendapatkan nomor urit 3, dan Moch Yakni mendapatkan nomor urut 4.

Sementara itu 3 cakades pada Desa Beji diantaranya Dedi Irawan mendapatkan nomor urut 1, Deni Cahyono mendapatkan nomor urur 2, dan Iwan Riswantoro mendapatkan nomor urut 3. Sedangkan untuk Desa Junrejo diantaranya Hadi Wignyo mendapatkan nomor urut 1 dan Andi Faisal Hasan mendapatkan nomor urut 2.

"Untuk 17.845 DPT terbagi menjadi tiga yakni 4.466 suara di torongrejo, 5.948 suara di beji, dan 7.431 suara di Junrejo," imbuh Arief.

Ia juga menekankan agar 9 cakades tersebut kedepannya wajib mematuhi deklarasi damai yang telah disepakati. Hal itu dinilai penting agar pemilihan berjalan dengan damai.

Sementara itu, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mengingatkan kepada masyarakat Kota Batu untuk meminimalisir terjadinya perpecahan karena perbedaan pendapat saat Pilkades. Hal ini diungkapkan secara langsung olehnya mengingat daftar pemilih tetap meningkat dibanding pemilihan 6 tahun sebelumnya.

"Kota Batu sendiri saat ini adalah kota berkembang. Persentase penduduk setiap tahun terus naik baik dari penduduk asli maupun pendatang," ungkapnya, Kamis (12/9/2019).

 Oleh sebab itu ia tidak melarang jika memang terjadi perbedaan pendapat karena hal tersebut memang lumrah. Punjul menambahkan masyarakat sendiri juga tidak boleh gampang terpengaruh dengan keberadaan pihak lain yang memanfaatkan momen pilkades untuk meraup keuntungan. Sedangkan untuk calon kades, Punjul mengimbau untuk bisa turun langusung ke lapangan saat kampanye agar lebih dekat dengan masyarakat.

"Kalau memang ternyata ada hal pelanggaran, akan segera kami tindak secara tegas," imbuh Punjul.

Ia juga menerangkan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Polres Kota Batu untuk menjaga keamanan menuju Pilkades serentak yang akan digelar pada 2 Oktober. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved