Breaking News:

Pilbup Malang 2020

Para Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang Ingin Jadi Bupati Malang Lewat PDI Perjuangan

Umar Usman (Ketua PCNU Kabupaten Malang sekaligus Direktur RSUD Kota Malang), adalah nama-nama yang sudah mengambil formulir ke PDIP.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
Erwin
Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyampaikan nama-nama yang mendaftar Bakal Calon Bupati Malang melalui PDI Perjuangan, Kamis (12/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - DPC PDI Perjuangan merilis 8 nama yang resmi telah resmi mengambil formulir pendataran.

Didik Budi Muljono (Sekda Kabupaten Malang), Hasan Abadi (Rektor Unira), Wibi Dwi (Pengusaha), Wahyu Eko S (Pengusaha), Hendik Arso (Kades sekaligus Kader Internal PDIP), Juma’ali (Wakil Ketua Lesbumi PBNU).

Diki Sulaiman (Ketua Kadin Kota Malang), Umar Usman (Ketua PCNU Kabupaten Malang sekaligus Direktur RSUD Kota Malang), adalah nama-nama yang sudah mengambil formulir ke partai berlambang banteng bermoncong putih.

"Hingga kini Didik Budi Muljono dan  Hasan Abadi adalah yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Malang," ujar Wakil Ketua Komunikasi Politik DPC PDIP Kabupaten Malang, Santoko ketika ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Kamis (12/9/2019).

Santoko menambahkan, masih ada waktu bagi keenam pendaftar untuk menyerahkan formulir pendaftaran.

"Akan kami tunggu sampai tanggal 14 September 2019. tugas kami mengirmkan ke DPP PDI Perjuangan melalui DPD PDIP Jatim. Nantinya, siapa yang lolos penjaringan, semua kewenangan dari DPP PDIP. Karena kewenangan DPC hanya sebatas penjaringan saja,” terang mantan Ketua KPU Kabupaten Malang itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menerangkan, partai yang identik dengan Megawati Soekarnoputri itu sejatinya membuka ruang bagi masyarakat luas.

“PDIP memberikan ruang pada kader maupun masyarakat luas untuk mendaftar ke DPC, DPD dan DPP PDIP. Kalau di DPC sudah kita tutup hari ini. Sementara di DPD dan DPP waktunya agak panjang. Artinya, siapapun bisa lolos penjaringan,” ujar Didik yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang sementara.

Di tingkat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, waktu pendaftaran berakhir pada 16 September 2019.

Sementara,  di tingkat DPP PDIP, pengembalian formulir pendaftaran ditutup pada tanggal 23 September 2019. 

Didik menambahkan, ada 3 skema proses penjaringan melalui DPC, DPD dan puncaknya melalui DPP PDI Perjuangan.

Didik membantah adanya isu krisis kader PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak Kabupaten Malang 2020.

"Kami tidak krisis kader. PDIP justru banyak punya kader potensial untuk jabatan Bupati. Namun, kader PDIP ingin melakukan pengabdian di partai. Hasrat kader PDIP di partai, tidak harus melegalkan ambisi jabatan semata. Tapi benar-benar ingin melahirkan tokoh maupun pemimpin berpotensi,” jelas mantan Kepala Desa Tunjungtirto itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved