Malang Raya

Rencana PKB Terkait Kasus Anggota DPRD Kabupaten Malang Diadukan Istri Siri karena Foto Syur

PKB Kabupaten Malang membahas masalah kadernya berinisial KC, anggota DPRD Kabupaten Malang yang terlibat cinta segi tiga.

Rencana PKB Terkait Kasus Anggota DPRD Kabupaten Malang Diadukan Istri Siri karena Foto Syur
Erwin
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin (kanan), ketika ditemui di Jalan Panglima Sudirman, Kepanjen, Kamis (12/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang membahas masalah kadernya berinisial KC, anggota DPRD Kabupaten Malang yang terlibat cinta segi tiga.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin, menjelaskan, berdasarkan hasil pembicaraan, pihaknya mengutus Tim 7 dalam kasus dugaan penyebaran foto syur istri siri anggota DPRD Kabupaten Malang.

Tim 7 tersebut dikomandoi oleh Ketua Dewan Syuro PKB, Agus Salim.

Istri Siri Adukan Anggota DPRD Kabupaten Malang dari PKB, Foto Bugilnya Disebar Istri Sah

SW, istri siri anggota DPRD Kabupaten Malang, fotonya tanpa busana tersebar.
SW, istri siri anggota DPRD Kabupaten Malang, fotonya tanpa busana tersebar. (IST)

"Tim tersebut bertugas untuk melakukan investigasi internal dan menggali informasi apa yang terjadi sebenarnya," ujar Muslimin ketika ditemui di kantor DPC PKB Kabupaten Malang di Jalan Panglima Sudirman, Kepanjen, Kamis (12/9/2019).

Muslimin menambahkan, pihaknya memberikan waktu lima hari kepada tiga pihak.

Kesempatan tersebut diberikan partai agar mereka segera memberi klarifikasi.

Hal tersebut dikarenakan, apa yang mencuat saat ini hanya keterangan dari pihak SW selaku pengadu dan istri siri KC.

"Kami temui sendiri-sendiri. Baik dari pihak laki-laki dan pihak perempuan. Kemudian akan kami pertemukan. Selanjutnya, akan kami keluarkan rekomendasi usai dilakukan rapat pleno di DPC PKB Kabupaten Malang,"

"Kami berusaha menemui kedua belah pihak secepatnya. Sanksi itu ya nunggu hasil tim investigasi. Sejauh mana perihal pelanggarannya. Sesuai dan mengacu pada AD/ART partai. Ada rekomendasinya melalui pleno," jelas Muslimin memaparkan.

Muslimin mengaskan, akan berupaya mengambil langkah mendiasi terlebih dahulu. Meski pihak pengadu sudah melapor ke Polres Malang.

"Kami upayakan untuk mediasi dulu. Mediasi selambat-lambatnya lima hari setelah ada rekomendasi dari tim 7,” tutup Muslimin.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved