Kabar Tulungagung

Bang Jek Umur 42 Tahun Nodai 16 Bocah Tulungagung, 2 Bocah Blitar dan 1 Bocah Kediri

NODAI 19 BOCAH - Pelaku bernama Muhajar Sidiq (42) alias Bang Jek, warga Desa Srikaton Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Jatim.

Bang Jek Umur 42 Tahun Nodai 16 Bocah Tulungagung, 2 Bocah Blitar dan 1 Bocah Kediri
ist
Tim Renakta Ditreskrimum Polda Jatim meringkus pria asal Tulungagung yang menodai sedikitnya 19 anak di bawah umur. Pelaku bernama Muhajar Sidiq (42) alias Bang Jek, warga Desa Srikaton Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Jatim. 

Bang Jek Umur 42 Tahun Nodai 16 Bocah Tulungagung, 2 Bocah Blitar dan 1 Bocah Kediri

SURYAMALANG.COM - Tim Renakta Ditreskrimum Polda Jatim meringkus pria asal Tulungagung yang menodai sedikitnya 19 anak di bawah umur.

Pelaku bernama Muhajar Sidiq (42) alias Bang Jek, warga Desa Srikaton Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Jatim.

Pria ini sehari-hari bekerja sebagai pemulung atau pengumpul barang rongsokan.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana menuturkan, sedikitnya ada 19 anak di bawah umur yang menjadi korban.

"Rata-rata umur 14-19 tahun laki-laki semua," kata pria berkumis itu di Balai Wartawan Gedung Mapolda Jatim, Jumat (13/9/2019).

Festo mengungkapkan, para korban ada yang tinggal bertetangga dengan pelaku.

Namun ada juga yang berasal dari desa lain, bahkan kabupaten lain sekitar Tulungagung.

Berdasarkan catatan penyidik, 16 korban tercatat berdomisili di Tulungagung.

Kemudian, dua korban berdomisili Blitar, dan satu orang berasal dari Kediri.

"Kami masih mengembangkan, kuat dugaan bisa lebih korbannya," ujarnya.

Mulanya, ungkap Festo, pihaknya hanya menerima satu laporan terkait dugaan kekerasan seksual yang mengarah pada pelaku, dari Polres Tulungagung.

Saat Tim Penyidik Renakta Ditreskrimum Polda Jatim turun tangan dan berkolaborasi dengan kepolisian setempat, ternyata jumlah pelapor bertambah menjadi enam orang.

Setelah dilakukan pengusutan ke lapangan dengan memperluas cakupan proses penyidikan, lanjut Festo, ternyata di dapat 19 korban yang melapor ke pihaknya.

"Jadi kami berawal info dari 1 korban, kami juga menindaklanjuti ke korban lain, ada 6 korban, lalu kini sedikitnya ada 19 korban yang kami himpun," pungkasnya.

Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved