Kabar Tulungagung

Juragan Bebek Protes Pengosongan Paksa, Pejabat Tulungagung Singgung Manipulasi Perizinan

Abu Talkah, juragan bebek di Dusun Tanggul, Desa Tanggulturus Kecamatan Besuki, Tulungagung memrotes pengosongan kandang miliknya.

Juragan Bebek Protes Pengosongan Paksa, Pejabat Tulungagung Singgung Manipulasi Perizinan
David Yohanes
Abu Talkah, pemilik peternakan bebek di Dusun Tanggul, Desa Tanggulturus Kecamatan Besuki, Tulungagung memrotes pengosongan kandang miliknya yang dilakukan Satpol PP Tulungagung. 

Izin online yang diajukan adalah jenis usaha mikro.

Padahal dari taksir harga ternak dan pakan lebih dari Rp 100 juta.

"Kalau usaha mikro maksimal hanya Rp 50 juta. Jadi seharusnya sudah masuk usaha makro," terang Pipit, panggilan akrabnya.

Nomor Induk Berusaha (NIB) usaha Abu Talkah sudah dicabut berdasar pengajuan DPMPTSP, didukung para pihak terkait.

Namun Abu kembali mengajukan NIB baru dan kembali terbit pada 10 Februari 2019.

Lagi-lagi izin baru ini manipulatif, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Karena bukan usaha mikro, seharusnya dia mengurus persetujuan warga sekitar," tegas Pipit.

Sebelumnya, warga Desa Tanggulturus memrotes usaha peternakan bebek milik Abu Talkah.

Kandang bebek ini dinilai mencemari sumber air dan menyebarkan bau busuk.

Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved