Kota Batu

Pemkot Batu Beri Beasiswa Kuliah ke Rusia, Tiongkok dan Arab Saudi

Pemkot Batu memfasilitasi beasiswa senilai Rp 2 miliar bagi pelajar berprestasi dan tak mampu yang ingin melanjutkan perguruan tinggi.

Pemkot Batu Beri Beasiswa Kuliah ke Rusia, Tiongkok dan Arab Saudi
tribunnews.com
Ilustrasi Beasiswa 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu terus mengupayakan warganya untuk mendapat pendidikan tinggi. Pemkot Batu memfasilitasi beasiswa senilai Rp 2 miliar bagi pelajar berprestasi dan tak mampu yang ingin melanjutkan perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih menjelaskan bahwa Pemkot Batu terus mengupayakan pendidikan gratis untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakatnya. Sehingga tercipta masyarakat Kota Batu dengan SDM unggul.

"Pemberian beasiswa ke perguruan tinggi ini telah dilakukan sejak tahun 2018. Ini merupakan program Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Batu melalui pendidikan," ujar Eny, Minggu (15/9/2019).

Tidak hanya perguruan tinggi dalam negeri saja, Pemkot Batu juga memfasilitasti beasiswa kepada pelajar yang meneruskan ke kampus luar negeri. Untuk tahun ini ada 71 siswa-siswi asal Kota Batu mendapat beasiswa perguruan tinggi. Dengan empat mahasiswa belajar di luar negeri.

“Dua di Rusia, satu di Tiongkok, dan satu Arab Saudi. Sementara tahun 2018 ada 45 pelajar yang mendapat beasiswa," bebernya.

Lebih lanjut, ia menerangkan biaya yang diberikan kepada setiap siswa peraih beasiswa mendapat Rp 2,5 juta Rp 5 juta per tahun untuk siswa yang sekolah di perguruan tinggi negeri/swasta dalam negeri. Sedang untuk yang belajar di luar negeri mulai Rp 10-15 juta per tahun.

Persyaratannya, para pelajar bebas untuk memilih jurusan yang akan ditempuh. Baik itu di perguruan tinggi di Indonesia ataupun di luar negeri. Dengan ketentuan lain, siswa mampu menyelesaikan perkuliahan wajib 4 tahun tidak boleh lebih.

"Selain itu IPK minimal 3.00 per semester. Jika tak mencapai rata-rata tersebut bantuan akan ditarik. Secara otomatis yang bersangkutan harus membiayai kuliahnya sendiri," pungkasnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved