Malang Raya

Berlangsung Sembilan Kali, Meriahnya Malang Flower Carnival

Ajang tahunan Malang Flower Carnival berlangsung secara meriah. Ribuan warga memadati area stage untuk menyaksikan para model berlenggak-lenggok.

Berlangsung Sembilan Kali, Meriahnya Malang Flower Carnival
humas
PEMBUKAAN – Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji dan Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Malang, Ely Estiningtyas beserta panitia saat pembukaan Malang Flower Carnival 2019 di Simpang Balapan, Minggu (15/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ajang tahunan Malang Flower Carnival berlangsung secara meriah. Ribuan warga memadati area stage untuk menyaksikan para model berlenggak-lenggok menggunakan kostum berhias bunga.

Sama seperti sebelumnya, pembukaan Malang Flower Carnival dilaksanakan di Simpang Balapan. Kemudian para model berjalan ke Jalan Ijen dan finish di Jalan Wilis. 

Para peserta yang mengikuti karnaval tampak sangat antusias. Kostumnya dihias dengan memanfaatkan barang bekas dan terlihat unik.

Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi karnaval yang sudah berlangsung sembilan kali itu. Kata dia,
penyelenggaraan Malang Flower Carnival tahun ini menyerap lebih banyak peserta dari tahun lalu.

“Peserta kali ini lebih banyak dari tahun lalu. Penonton juga begitu,” ujar Sutiaji, Minggu (15/9/2019).

Malang Flower Carnival 2019 di Simpang Balapan, Minggu (15/9/2019).
Malang Flower Carnival 2019 di Simpang Balapan, Minggu (15/9/2019). (HAYU YUDHA PRABOWO)

Ia menambahkan Malang Flower Carnival menjadi salah satu ikon wisata Kota Malang. Agar lebih
menarik, pemilihan tema akan disesuaikan ciri khas Bhumi Arema itu.

“Tahun ini kami pilih Teratai. Kenapa Teratai karena Malang kan kota heritage dan itu simbol. Teratai itu
hanya ada di Malang dan di istana,” katanya.

Sutiaji menjamin Malang Flower Carnival bakal digelar setiap tahun. Bukan tidak mungkin kata dia, hal
berbau heritage lain akan dimasukkan menjadi tema karnaval.

“Karnaval bunga ini kan juga di kota-kota lain ada. Nah yang membedakan adalah temanya. Bisa jadi
tahun depan temanya adalah tentang bunga tapi yang ada hubungannya dengan sejarah Kota Malang,”
ucap dia.

Diusulkan Jadi Top 10 Calender of Event 2020
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuka kesempatan bagi Malang Flower Carnival masuk dalam
Top 10 Calender if Event tahun 2020. 

“Iya akan kami usulkan. Tapi itu perlu kurasi yang sangat serius, mudah-mudahan bisa memenuhi,” ujar
Tenaga Ahli Kemenpar Bidang Manajemen dan Kelender Event, Asri Rekoastuti.

Asri menambahkan penyelenggaraan Malang Flower Carnival secara umum sudah bagus. Beberapa yang perlu perbaikan adalah venue stage utama dan ketersediaan tempat bagi awak media. “Iya tadi itu kurang lebar,” katanya.

Ia mengapresiasi Malang Flower Carnival yang sudah mempunyai jati diri dengan mengangkat tema khas Malang. Hal itu kata dia, sangat efektif sebab ada ratusan festival bunga di dalam negeri dan
internasional.

“Selain itu, festival ini sangat bagus untuk mengangkat industri. September ini kan sebetulnya low
season tapi dengan festival ini industri kecil bisa terangkat,” pungkasnya. (sof/*)

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved