Kabar Ngawi

Modus Pria Bikin Akun Wanita di Facebook, Minta Gadis-gadis Ngawi Kirim Foto Tanpa Busana

#NGAWI - Agus Basuki asal #Bojonegoro Bikin Akun Wanita di Facebook, Terima Banyak Foto Gadis asal #Ngawi yang Tanpa Busana. Selanjutnya...

Modus Pria Bikin Akun Wanita di Facebook, Minta Gadis-gadis Ngawi Kirim Foto Tanpa Busana
web
ILUSTRASI 

#NGAWI - Agus Basuki asal #Bojonegoro Bikin Akun Wanita di Facebook, Terima Banyak Foto Gadis asal #Ngawi yang Tanpa Busana. Selanjutnya...

SURYAMALANG.COM, NGAWI - Tiga gadis Ngawi melapor ke Polres Ngawi karena merasa diperas orang yang dikenalnya lewat Facebook (FB) dan mengancam akan menyebarkan foto tanpa busana.

Orang itu ternyata Agus Basuki, pria asal Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.

"Awalnya pelaku seorang pria berinisial AB, membuat akun FB dengan menyamar sebagaj wanita dengan nama Alinda Yunita. Kemudian mencari korban di FB dengan seorang wanita dan menawarkan pekerjaan bergaji Rp 4 juta - Rp 5 juta per bulan," kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu didampingi Kasat Reskrim AKP Khoirul Hidayat kepada SuryaMalang.com, Selasa (17/9/2019).

Namun, syaratnya tidak biasa, korban yang rata-rata baru lulusan SMK itu diminta foto tanpa busana dari beberapa pose dan dikirimkan ke akun FB pelaku.

"Selain iming iming gaji antara Rp 4 juta - Rp 5 juta, pelaku juga membuat satu akun lagi, juga seolah wanita, untuk meyakinkan korban," ujar Kapolres Pranatal Hutajulu.

Kapolres Ngawi AKBP Kapolres Pranatal Hutajulu menggelar keberhasilan anggotanya mengungkap aksi pemerasan dengan modus menyebar foto bugil korbannya dengan tersangka Agus Basuki warga Bojonegoro.
Kapolres Ngawi AKBP Kapolres Pranatal Hutajulu menunjukkan tersangka Agus Basuki, warga Bojonegoro. (SURYAMALANG.COM/Doni Prasetyo)

Ternyata, AB adalah pria asal Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.

"Setelah menerima foto tanpa busana dari para korban, pelaku malah mengancam akan menyebarkan ke media sosial," ujar Kapolres Pranatal Hutajulu.

Jika ingin fotonya tidak tersebar, korban diminta kirim uang Rp 25 juta ke rekeningnya.

Namun karena korban menolak mengirimkan uang, tersangka kemudian mengunggah foto para korbannya ke Facebook.

"Selain menangkap tersangka, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa HP hitam, buku tabungan BRI atas nama Agus Basuki, satu kartu ATM BRI atas nama Agus Basuki, uang tunai Rp 5, 2 juta, rekening koran atas nama Agus Basuki," kata Kapolres.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 27 jo pasal 45 ayat (1) dan (4)Undang Undang No 19 tahun 2016 atas perubahan Undang Undang No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik (ITE).

"Akibat perbuatannya itu, tersangka diancaman pidana penjara selama lamanya enam tahun dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar," tandas Kapolres Ngawi.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved