Malang Raya

Prof Ludfi Djakfar: Pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) jadi Investasi Kota Malang

Pakar Transportasi Prof Ir Ludfi Djakfar MSCE PhD meminta agar pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) di pusatkan di tengah Kota Malang.

Prof Ludfi Djakfar: Pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) jadi Investasi Kota Malang
ub.ac.id
Prof Ir Ludfi Djakfar MSCE PhD, dosen Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerhati transportasi Prof Ir Ludfi Djakfar MSCE PhD meminta agar pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) di pusatkan di tengah Kota Malang.

Ia mendukung pembangunan LRT di Kota Malang sebagai nilai investasi yang baik untuk masa depan.

Ludfi menilai, faktor kemacetan disebabkan oleh semakin banyaknya jumlah kendaraan di Kota Malang.

Hal ini tidak sejalan dengan pertumbuhan investasi di Kota Malang yang dinilainya sangat kurang.

"Kita lihat, investasi pelebaran jalan saja kurang. Kota Malang ini sudah lama tidak berinvestasi di bidang transportasi dan jalan. Jadi LRT ini memang sangat diperlukan," ucapnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Selasa (17/9/2918).

Pakar yang juga dosen Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mendukung langkah Kota Malang dalam pembangunan LRT.

Asalkan, Pemerintah Kota Malang memiliki anggaran yang cukup besar dan serius dalam membangun transportasi modern tersebut.

Ia juga menyarankan kepada Pemkot Malang agar nantinya setelah pembangunan LRT selesai harus melakukan imbauan kepada masyarakat dengan mengharuskan menaiki transportasi umum.

Dengan cara seperti itu, ia yakin, tingkat kemacetan di Kota Malang bisa teratasi.

"Solusi kemacetan ini ya LRT. Kami sangat mendukung, asalkan dananya ada. Karena pembangunan LRT membutuhkan dana yang cukup besar," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved