Kabar Banyuwangi

Taiwan Borong 10,7 Ton Pisum Sativum dari Banyuwangi, Khasiatnya Bagus untuk Kesehatan

KABAR BAIK DARI JATIM - Taiwan Borong 10,7 Ton Pisum Sativum dari Banyuwangi, Khasiatnya Bagus untuk Kesehatan

Taiwan Borong 10,7 Ton Pisum Sativum dari Banyuwangi, Khasiatnya Bagus untuk Kesehatan
Kukuh Kurniawan
Petugas Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memeriksa kondisi kacang kapri sebelum diekspor, Senin (16/9/2019). 

KABAR BAIK DARI JATIM - Taiwan Borong 10,7 Ton Pisum Sativum dari Banyuwangi, Khasiatnya Bagus untuk Kesehatan

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - PT Lumbung Pangan Internasional mengirimkan 10,7 ton kacang kapri (Pisum sativum) dari Banyuwangi ke Taiwan.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi, mengatakan, pada tahun ini, perusahaan tersebut telah dua kali mengeskpor kacang kapri.

"Yang pertama 9,7 ton pada 29 Agustus dan yang ekspor kedua kali ini 10,7 ton," ujarnya, Senin (16/9/2019).

Ia menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh, ekspor kacang kapri termasuk hal yang baru.

"Berdasar data dari Karantina Pertanian Surabaya, tahun-tahun sebelumnya yaitu 2017 dan 2018 belum pernah dilakukan eksportasi kacang kapri. Sehingga ekspor kali ini bisa dibilang ekspor komoditas baru," tambahnya.

Sementara itu, pihak BBKP Surabaya mendukung dan mempercepat ekspor komoditi tersebut.

Namun tentunya sebelum menuju ke negara tujuan harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

"Tentunya harus dilakukan pemeriksaan fisik dahulu. Di mana kacang kapri tersebut harus bebas dari serangga Frankliniella occidentalis (Western flower thrips) yang dipersyaratkan oleh negara tujuan yaitu Taiwan," jelas petugas karantina yang melakukan pemeriksaan, Yogi Karismawan.

Yogi juga menambahkan apabila semua dokumen terpenuhi dan kacang kapri dinyatakan sehat maka Phytosanitary certificate dapat diterbitkan.

"Kacang kapri tentunya sangat digemari oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara karena memiliki berbagai khasiat kesehatan. Di antaranya mencegah flu, bermanfaat untuk pencernaan, mencegah osteophorosis, kanker, dan anemia," tandasnya. Kukuh Kurniawan

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved