Kota Batu

Kota Wisata Batu Tak Bisa Hindari Minuman Beralkohol, tapi ini Imbauan Wawali Punjul Santoso

WAKIL WALI KOTA BATU - "Kami tidak bisa menghindari keberadaan minuman beralkohol, apalagi Kota Batu terkenal sebagai kota pariwisata."

Kota Wisata Batu Tak Bisa Hindari Minuman Beralkohol, tapi ini Imbauan Wawali Punjul Santoso
Hayu Yudha Prabowo
KORBAN MIRAS OPLOSAN - Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian DK, memanggul jenazah korban tewas diduga akibat minuman keras (miras) oplosan, H Warnu (78) di Jalan Simpang Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang, Selasa (17/9/2019). Sebanyak tiga orang tewas dan sembilan orang dirawat di Rumah Sakit diduga akibat menggak miras oplosan usai acara bersih desa di Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

WAKIL WALI KOTA BATU - "Kami tidak bisa menghindari keberadaan minuman beralkohol, apalagi Kota Batu terkenal sebagai kota pariwisata. Jadi sudah tentu kalau di hotel disediakan minol dikhususkan untuk wisatawan." 

SURYAMALANG.COM, BATU – Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengimbau kepada seluruh sekolah di Kota Batu agar peserta didik mendapatkan pemahaman soal bahayanya minuman keras (miras).

Punjul mengatakan itu melihat peristiwa tewasnya empat pemabuk di Kota Malang. Awalnya, ada belasan orang yang pesta minuman keras di kuburan Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru. Empat orang yang tewas adalah Agus Triswanto (36), Afrizal Fahdani Hidayatullah (25) dan Warnu (70), dan Firnanda Tri Prasetyo (16).

"Kami imbau peserta didik di Kota Batu bisa memperbanyak kegiatan dalam masjid," ucap Punjul saat meresmikan masjid At Tarbiyah di SMAN 1 Kota Batu Jumat siang (20/9/2019).

Diyakini Punjul, kegiatan keagamaan di masjid akan memfilter pengaruh buruk kepada pelajar. Sembari itu, Pemkot Batu membentuk tim untuk menyidak tempat penjual minol di Kota Batu.

Punjul juga berharap dengan dibangunnya Masjid At Tarbiyah tersebut mampu membuat masyarakat Kota Batu khususnya bagi SMAN 1 untuk bisa lebih meningkatkan iman dan taqwa.

Pemkot Batu juga tengah melakukan audiensi dengan BNN Kota Batu untuk menekan penggunaan minol secara berlebihan.

Punjul menambahkan, penggunaan minol di kota Batu sudah ditentukan oleh Perda yakni penjualan minol yang diperbolehkan hanya dengan batas maksimal 5 persen alkohol.

"Kami tidak bisa menghindari keberadaan minol tersebut apalagi Kota Batu terkenal sebagai kota pariwisata. Jadi sudah tentu kalau di hotel disediakan minol dikhususkan untuk wisatawan," ungkap Punjul.

Pemkot Batu memberikan imbauan kepada hotel untuk tidak melayani wisatawan di bawah umur ketika hendak membeli minol yang disediakan.  

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved