Kota Batu

PDAM Kota Batu Berniat Bangun Museum Air Rp 16,5 Miliar, Apa Manfaatnya?

PROYEK LAGI - Perumdam Among Tirto, perusahaan daerah air minum Kota Batu, berencana membuat Museum Air senilai Rp 16,5 miliar.

PDAM Kota Batu Berniat Bangun Museum Air Rp 16,5 Miliar, Apa Manfaatnya?
Benni Indo
Direktur Utama Perumdam Among Tirto Edi Sunaedi. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Perumdam Among Tirto, perusahaan daerah air minum Kota Batu, berencana membuat Museum Air senilai Rp 16,5 miliar.

Direktur Utama Perumdam Among Tirto Kota Batu Edi Sunaedi mengaku sudah presentasi di hadapan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Dalam presentasi itu, ia menjelaskan terkait rencana pembangunan serta tujuan adanya museum air.

"Sedang dalam kajian, namun untuk konsep dan set plan kami sudah siap," ungkap Sokek, sapaan akrabnya, Jumat (20/9/2019).

Ia menjelaskan, Museum Air bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pengunjung yang datang.

Menurut Sokek, air memiliki peran penting dalam kehidupan. Oleh sebab itu, edukasi akan keberadaan air ini sangat penting.

Dalam museum air tersebut diberikan edukasi mengenai manfaat-manfaat tentang air dan dampak jika manusia tidak mencintai lingkungan.

MCW Sebut RTRW Kota Batu Menuju Bunuh Diri Ekologis, Wali Kota Klaim Sudah Sesuai Prosedur

Total 70 Hektare Hutan Lindung yang Terbakar di Gunung Panderman, Masih Ada Bara Api

Sokek mengatakan, museum nanti didesain agar pengunjung bisa mengetahui jenis dan manfaat air.

Perjalanan dari pintu masuk hingga pintu keluar dibuat memakan waktu sekitar 45 menit. Sepanjang jalan itu, wisatawan dapat menikmati wahana air yang ada.

Di sana akan ada beberapa wahana yang disesuaikan dengan alam yang memiliki keseimbangan maupun tidak seimbangnya alam dengan air. Juga akan ada sebuah replika lahan yang tandus kekeringan. Hal itu untuk menunjukkan betapa bermanfaatnya air bagi kehidupan.

"Ada juga wahana yang bersinggungan langsung dengan hujan sehingga wisatawan seperti kehujanan saat masuk ke museum," beber Sokek.

Sementara itu bagi anak-anak nantinya akan dibekali oleh perlengkapan petugas PDAM untuk ikut membenahi miniatur pipa air yang ada. Di pintu keluar museum air, akan diberikan sertifikat kepada wisatawan untuk menilai seberapa memperhatikannya kepribadian seseorang terhadap air dan alam.

"Nanti ada indikatornya antara peduli, biasa saja, dan tidak peduli. Tujuannya agar masyarakat tidak lagi menyepelekan air dan alam di sekitarnya,” tutup Sokek. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved