Nasional
5 Orang Tewas Seusai Mobil Ambulans Pengangkut Jenazah Tabrak Truk
5 orang tewas setelah mobil ambulans nopol B 8702 CW yang mengangkut jenazah menabrak dump truk nopol B 9562 UIU Tol Pejagalan Pemalang KM 300, Tegal.
SURYAMALANG.COM – Lima orang tewas setelah mobil ambulans nopol B 8702 CW yang mengangkut jenazah menabrak dump truk nopol B 9562 UIU Tol Pejagalan Pemalang KM 300, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2019).
Lima korban tewas itu adalah Satimun, Imam Muflih Redhatullah, Nasid, Rohmadi, dan Sarjito.
Kecelakaan itu bermula saat mobil ambulans yang dikemudikan Satimun itu hendak mengantar jenazah Waldoyo dari Cisauk ke Klaten, Jawa Tengah.
Dikutip dari Tribunnews.com, rombongan ini membawa jenazah menggunakan mobil ambulans Masjid Ar Rahman pada Kamis pagi.
Satimun yang mengemudikan ambulans.
Sedangkan Sarjito dan Rohmadi adalah kakak almarhum Waldono, Nasid adalah teman kerja almarhum, dan Imam dipersiapkan untuk menggantikan Satimun mengemudi.
Sampai di Tol Pejagalan Pemalang KM 300, ambulas tersebut melaju dari lajur kanan ke lajur kiri.
Kondisinya oleng dan kemudian tidak terkendali dengan baik.
Sehingga ambulans yang mengantar jenazah Waldoyo tersebut menabrak dump truk dari belakang.
Satimun dan empat [enumpang lainnya pun mengalami luka parah di kepala.
Ketika di bawa ke rumah sakit setempat, lima orang ini meninggal dunia.
“Semuanya meninggal dunia,” ujar Sanudin, Ketua RT 1 RW 5, Perumahan Griya Serpong Asri, Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (20/9/2019).
Sanudin mengatakan pemuda dan warga di lingkungannya memang terbiasa mengantarkan jenazah keluar kota sesuai permintaan keluarga, jika ada yang meninggal dunia.
“Ambulans lingkungan, ambulans RW warga sini, tapi kan biasa juga mengirim ke luar (kota).”
“Belum lama ini ke Wonosobo juga untuk mengirim jenazah warga sini,” ujarnya.
Sanudin mengatakan Satimun adalah sopir berpengalaman.
Satimun sudah terbiasa mengemudikan mobil antar kota.
“Si sopir itu bukan sopir baru, jam terbangnya sudah tinggi semua. Mungkin karna nasib ya,” ujar Sanudin.
jenazah Satimun dibawa ke kampung halamannya di Nganjuk, Jawa Timur.
Jenazah Rohmadi dan Sarjito mengikuti adik mereka ke Klaten, Jawa Tengah.
Jenazah Nasid dibawa ke Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Sedangkan jenazah Imam dibawa pulang ke Cisauk dan dimkamkan tempat pemakaman umum (TPU) Griya Serpong.
Berita ini sudah dimuat di Tribunvideo.com dengan judul Niat Antar Jenazah, Ambulans Ini Kecelakaan Tewaskan Seluruh Pengantar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mobil-ambulans-untuk-mengangkut-sapi-curian-di-kecamatan-bangun-rejo-lampung-tengah.jpg)