Kabar Surabaya

Semua Calon Pengantin Wajib Tes Narkoba, Bagaimana Jika Terbuktif Positif Gunakan Narkoba?

Mulai Januari 2020, setiap calon pengantin pria maupun perempuan wajib menyertakan surat keterangan telah mengikuti tes narkoba.

Semua Calon Pengantin Wajib Tes Narkoba, Bagaimana Jika Terbuktif Positif Gunakan Narkoba?
tokopedia
ILUSTRASI - Alat tes urine. 

Bagaimana jika calon pengantin terbukti positif pengguna narkoba? "Kemenag Jatim tetap tidak menghalangi mereka menikah. Positif atau tidak mereka tetap bisa menikah," kata Kabid Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) Kemenag Jatim Atok Illah.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Saat ini sosialisasi setiap calon pengantin wajib tes narkoba terus dilakukan.

Badan Narkotika Nasional (BNN) di kabupaten kota se-Jatim bahkan sudah masuk ke sekolah-sekolah.

Sementara Kemenag Jatim bertahap juga sudah mengumpulkan bagian Bimbingan Masyarakat dan KUA terkait kewajiban tes narkoba ini. 

Mulai Januari 2020, setiap calon pengantin pria maupun perempuan wajib menyertakan surat keterangan telah mengikuti tes narkoba. Baru mereka bisa mengurus pernikahan.

Kepala BNN Provinsi Jatim Brigjend Bambang Priyambadha mengakui bahwa pihaknya telah sepakat bersama Kemenag Jatim bersama-sama melalukan tindakan antisipatif dalam menyikapi peredaran narkoba di masyarakat. Calon pengantin wajib tes narkoba. 

"Jadi tesnya itu sebelum menikah yaitu saat memenuhi kelengkapan persyaratan pernikahan. Soal berlaku kapan, secara teknisnya diserahkan kepada Kemenag Propinsi Jatim," kata Bambang. 

Informasinya, tes narkoba itu nantinya dilakukan seluruh BNN kabupaten/kota. Selain itu juga bisa melalukan tes tersebut di Puskesmas atau rumah sakit.

Rencananya, tes narkoba bagi calon mempelai itu bisa dilakukan setiap saat. Hasilnya akan menjadi semacam surat keterangan sebagai persyaratan kedua calon mempelai mengurus ke Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Petugas akan menjaga kerahasiaan apa pun hasil tes narkoba itu. Hanya kedua mempelai yang tahu bersama keluarganya.

Bagaimana jika kedua mempelai itu terbukti positif pengguna narkoba? 

"Kemenag Jatim tetap tidak menghalangi mereka menikah. Positif atau tidak mereka tetap bisa menikah," kata Kabid Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) Kemenag Jatim Atok Illah.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved