Kilas Balik

Sejarah Aksi Gejayan yang Kembali Viral Hingga Jadi Trending Twitter, Pernah Terjadi Hingga 3 Kali

Ramai tagar #GejayanMemanggil beredar di berbagai media sosial beberapa hari ini.

Sejarah Aksi Gejayan yang Kembali Viral Hingga Jadi Trending Twitter, Pernah Terjadi Hingga 3 Kali
KOMPAS/EDDY HASBY
sejarah aksi Gejayan yang terjadi hingga 3 kali 

SURYAMALANG.COM - Ramai tagar #GejayanMemanggil beredar di berbagai media sosial beberapa hari ini.

Dalam tagar #GejayanMemanggil itu berisi ajakan untuk menyuarakan pendapat pada Senin 23 September 13.00 WIB 2019 di Yogyakarta.

Diketahui masa dihimbau untuk berkumpul pada pukul 11.00 WIB, isu yang disuarakan terkait kondisi politik hukum terikini dan persoalan lingkungan.

Melansir dari Kompas.com, Humas aksi #GejayanMemanggil, Syahdan Husein menyebutkan ada tiga titik kumpul yang sudah ditentukan dalam aksi #GejayanMemanggil nanti.

"Ada tiga titik (kumpul), yaitu gerbang utama Kampus Sanata Dharma, pertigaan revolusi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan Bunderan Universitas Gadjah Mada," kata Syahdan.

Setelah berkumpul, para demonstran akan bergerak ke pertigaan Colombo, Gejayan.

Ia memeperkirakan peserta aksi tersebut mencapai ribuan yang tidak hanya terdiri dari para mahasiswa.

"Belum kami hitung secara real. Tapi belasan universitas turun, pelajar-pelajar SMA turun, dan organisasi mahasiswa daerah seperti mahasiswa Riau dan Kalimantan turun ke jalan melawan asap," ujar dia.

Untuk mengantisipasi masalah keamanan, menurut Syahdan, aksi ini telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Syahdan mengatakan, ada tujuh tuntutan yang akan disampaikan, di antaranya mendesak pembahasan ulang pasal-pasal yang dianggap bermasalah dalam RKUHP, mendesak revisi UU KPK yang baru disahkan DPR, dan menolak upaya pelemahan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved