Kabar Pasuruan

Masuk Sekolah Setelah Azan Subuh, Pria Asal Pasuruan Ini Ditangkap Polisi Sebulan Kemudian

Setelah buron selama sebulan, Mohammad Efendi (29) berhasil ditangkap anggota Tim Resmob Suropati Satreskrim Polres Pasuruan Kota dan Polsek Kraton.

Masuk Sekolah Setelah Azan Subuh, Pria Asal Pasuruan Ini Ditangkap Polisi Sebulan Kemudian
suryamalang/ tribun
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN – Setelah buron selama sebulan, Mohammad Efendi (29) berhasil ditangkap anggota Tim Resmob Suropati Satreskrim Polres Pasuruan Kota dan Polsek Kraton.

Pria asal Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan diduga terlibat dalam pencurian di SDN Ngabar sebulan lalu.

Dalam pencurian tunggal ini, tersangka mencuri dua printer, satu scanner, satu LCD TV, dua monitor, dan sebagainya.

“Tersangka menjual barang curian itu, dan uang hasil penjualan itu digunakan untuk mencukupi kebutuhannya,” kata AKP Slamet Santoso, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota kepada SURYAMALANG.COM, Senin (23/9/2019).

Slamet menjelaskan pihaknya masih mengejar rekan tersangka berinisial S yang berperan membawa pergi barang hasil curian tersebut.

“Semoga kami bisa menangkap S dalam jangka waktu dekat,” terangnya.

Menurutnya, tersangka beraksi setelah azan subuh.

Saat itu, tersangka memanjat tembok belakang SDN Ngabar yang kondisinya masih sepi.

Dia langsung menuju ruang guru di dekat tembok belakang.

Setelah itu tersangka mencongkel kunci ruang guru menggunakan linggis.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved