Breaking News:

Kabar Kediri

Gaya Pengemis di Kediri, Dapat Rp 50.000/Jam & HP Android Tak Pernah Lepas dari Genggaman

Pengemis difabel bernama Hendra Kristianto (25) mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 50.000 per jam saat mengemis di Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Petugas Satpol PP Kota Kediri menangkap pengemis difabel bersama pengantarnya di Perempatan Banjaran, Kota Kediri, Selasa (24/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pengemis difabel bernama Hendra Kristianto (25) mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 50.000 per jam saat mengemis di Kediri.

Hendra ditangkap Satpol PP Kota Kediri saat mangkal di Perempatan Banjaran, Kota Kediri, Selasa (24/9/2019).

Pria asal warga Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Dalam aktivitasnya, Hendra selalu diantar-jemput oleh tetangganya, Feriandi (25).

Feriandi yang mengantar dan menjemput Hendra di lokasi tempatnya mengemis.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan petugas telah memberi pembinaan dan  imbauan kepada Hendra agar tidak mengemis lagi.

“Kami juga koordinasikan masalah ini dengan pihak terkait  untuk mendapat solusi yang terbaik,” ungkap Nur Khamid kepada SURYAMALANG.COM.

Kepada petugas, Hendra mengaku mulai mengemis sekitar setahun terakhir.

Hendra mengaku terpaksa mengemis untuk memenuhi kebutuhan hidup karena orang tuanya sakit.

Hendra mendapat uang antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000 dari mengemis sekitar tiga jam.

Bahkan Hendra juga memiliki ponsel Android yang selama ini digunakan untuk sarana komunikasi.

Saat menunggu uluran tangan dermawan, Hendra biasa memainkan HP Android miliknya.

Selanjutnya satpol mengantarkan Hendra dan pengantarnya ke  rumahnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved