Malang Raya
88 Perguruan Tinggi di Jatim Tak Miliki Akreditasi Lembaga
#MALANG - LL Dikti wilayah VII Jawa Timur menyatakan, ada 88 perguruan tinggi (PT) di Jatim yang tidak memiliki akreditasi lembaga.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Prof Dr Suprapto DEA, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah VII Jawa Timur menyatakan, ada 88 perguruan tinggi (PT) di Jatim yang tidak memiliki akreditasi lembaga.
Padahal semua perguruan tinggi harus memilikinya. Jika tidak memiliki, maka bisa dinonaktifkan. Pada PT ada akreditasi lembaga dan prodi.
"Ke 88 perguruan tinggi di Jatim tak miliki akreditasi karena mati, belum pernah memiliki dan ada yang baru," jelas Prof Dr Suprapto DEA kepada Suryamalang.com saat di Malang, Rabu (25/9/2019). Maka ia menunggu batas akhir sampai 1 Oktober 2019 ini.
Karena pasti dari kemenristekdikti akan memanggil LL Dikti. Jumlah PT di Jatim ada 336 lembaga. Namun sudah berkurang 23 lembaga karena ada merger baik satu yayasan dan beda yayasan. Tapi jumlahnya kini menjadi 325 lembaga karena ada 12 lembaga atau PT baru. Dikatakan, jumlah PT di Indonesia ada 4638 lembaga dengan jumlah penduduk Indonesia 268 juta jiwa.
Sedang di China, jumlah penduduk 1,4 miliar dengan jumlah PT sebanyak 2300 an. Dari banyak PT di Indonesia, kata Suprapto, yang masuk peringkat 500 dunia hanya tiga PT.
Di China, yang masuk peringkat 500 dunia ada 500 PT sehingga kementerian kemudian membuat pola keseimbangan dengan menyarankan merger bagi PT.
Harapannya adalah jika jumlah PT berkurang, maka mereka harus berkualitas. "Yang banyak terjadi adalah merger PT dalam satu yayasan," jelas Suprapto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suryamalangcom-berita-terkini-malang-arema-dan-jatim-1.jpg)