Breaking News:

Malang Raya

PKB Ingin Ajukan Akademisi untuk Posisi Wakil Bupati Malang Pendamping Muhammad Sanusi

PKB Ingin Ajukan Akademisi untuk Posisi Wakil Bupati Malang Pendamping Muhammad Sanusi.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
erwin
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, M Kholiq belum menjelaskan secara gamblang siapa sosok yang akan mendampingi Bupati Malang, Muhammad Sanusi, sebagai Wakil Bupati Malang.

"Dari kader PKB tidak ada usulan yang akan dijadikan sebagai wakil karena sudah ada Bupati Sanusi yang merupakan kader PKB. Bukan dari partai (PKB). Ada sosok akademisi. Kami akan umumkan lebih lanjut," ujar Kholiq yang juga politisi PKB sembari meninggalkan Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Kamis (26/9/2019).

Seperti diketahui, Sanusi semula adalah wakil bupati yang berpasangan dengan Rendra Kresna (semula Golkar, kemudian loncat ke Partai Nasdem). Renda Kresna diringkus KPK sehingga Sanusi menggantikan posisinya.

Sementara itu, Sanusi mengaku pasrah soal pilihan wakil yang ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Malang.

"Pengajuan wakil saya kurang mengetahui. Bukan domain saya. Ada saatnya dikomunikasikan pada saat ini belum. Tak ada kriteria khusus. Siapapun yang dipilih dan ditetapkan oleh dewan dan dapat SK menteri dalam negeri itu adalah wakil saya," tegas Sanusi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menjelaskan, masih ada waktu untuk pengajuan wakil bupati. Batasnya sampai 2 Oktober 2019.

"Dari partai pengusung yakni Golkar, PKB, Nasdem, PPP dan Gerindra belum ada usulan hingga kini. Masih bisa ada wakil. Karena bupati definitif ditetapkan per tanggal 17 September 2019. Jadi ada sisa 18 bulan masa tugas bupati. Skemanya partai pengusung akan mengusulkan nama-nama maksimal dua orang," ujarnya.

"Kemudian DPRD menindaklanjuti dengan membentuk panitia," jelas pria yang baru saja dilantik menjadi Ketua DPRD Kabupaten Malang itu. 

Lazim diketahui, jago PDI Perjuangan pada Pilbup Malang 2015 adalah pasangan Dewanti Rumpoko - Masrifah, dan kalah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved