Breaking News:

Kota Batu

Usai Menjelajah 30 Negara, Sulaksono Fokus Bikin Kerajinan Kulit di Radin's Art House, Kota Batu

Usai Menjelajah 30 Negara, Endri Sulaksono Radin (49) Fokus Bikin Kerajinan Kulit di Radin's Art House, Kota Batu. Karya-karyanya keren.

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
benni indo
Endri Sulaksono Radin (49) di Radin's Art House, Jalan Lesti IV No 9, Kota Batu. 

Usai Menjelajah 30 Negara, Endri Sulaksono Radin (49) Fokus Bikin Kerajinan Kulit di Radin's Art House, Kota Batu. Karya-karyanya keren.

SURYAMALANG.COM, BATU – Produk UMKM di Kota Batu sebagian besar adalah dari hasil pertanian. Wajar saja karena Kota Batu mayoritas penduduknya adalah petani. Namun ada orang yang tampil beda, yakni Endri Sulaksono Radin (49).

Sulaksono membuat produk UMKM bukan dari hasil pertanian, namun dari kulit sapi. Produknya adalah gelang tangan, dompet, sabuk, bungkus ponsel hingga tas yang bergaya vintage. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 150 ribu hingga yang paling mahal harga tas senilai Rp 5 juta.

Sulaksono sangat idealis. Ia memiliki karakter sendiri dalam produk-produk yang ia ciptakan. Karakternya adalah kecacatan dalam produknya. Berbeda dengan produk-produk kerajinan tangan lain yang cenderung simetris dan presisi.

Di setiap produknya, selalu saja ada kecacatan. Misal, lubang atau potongan yang tidak lurus. Sulaksono memang membiarkan bentuknya seperti itu.

“Ini cara saya membangun karakter. Dengan adanya kecacatan, ini menunjukkan betul-betul buatan tangan. Kalau simetris dan halus, terkesan seperti buatan pabrik,” ujar Sulaksono saat ditemui SURYAMALANG.COM di tempatnya berkarya, Kamis (26/9/2019).

Di ruang karyanya, di Radin's Art House, Jalan Lesti IV No 9, Kota Batu, terdapat peralatan dan barang-barang berbahan kulit. Produk-produknya dipajang rapi. Desain ruang kerjanya didominasi warna cokelat, khas warna kulit.

Ia memulai karirnya sejak 2016. Sebelum memulai karir seperti saat ini, ia sudah malang melintang ke 30 negara di tiga benua ketika menjadi aktivis Operation Mobilization. 

Wikipedia meringkas, Operation Mobilization adalah organisasi misionaris Kristen yang didirikan George Verwer, mula-mula di Mexico kemudian menyebar sampai Eropa dan India tahun 1963.

Endri Sulaksono Radin (49) di Radin's Art House, Jalan Lesti IV No 9, Kota Batu.
Endri Sulaksono Radin (49) di Radin's Art House, Jalan Lesti IV No 9, Kota Batu. (benni indo)

Sulaksono, yang juga seniman, mendapat kesempatan tinggal di Ukraina selama setahun setengah. Di negara Eropa Timur ini, ia mengenal sejumlah seniman dari Rivne State Humanitarian University.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved