Kabar Jakarta

Dandhy Dwi Laksono Ditangkap Polisi, Ini Cuitan Jurnalis & Sutradara "Sexy Killers" yang Bermasalah

Penangkapan Dandhy ini meramaikan lini masa Twitter, hashtag #BebaskanDandhy menjadi trending topic nomor satu Indonesia.

Dandhy Dwi Laksono Ditangkap Polisi, Ini Cuitan Jurnalis & Sutradara
twitter
Polisi menangkap sutradara dan jurnalis Dandhy Dwi Laksono. Pada lini masa di Twitter muncul #BebaskanDandhy yang menjadi trending topic Indonesia. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Kabar Dandhy Dwi Laksono ditangkap polisi langsung mendapat respon dari warganet yang rata-rata meminta dibebaskan.

Dandhy Dwi Laksono yang merupakan jurnalis dan sutradara film dokumenter "Sexy Killers"  ditangkap polisi di rumahnya, Kamis (26/9/2019) malam.

Penangkapan Dandhy ini meramaikan lini masa Twitter, hashtag #BebaskanDandhy menjadi trending topic nomor satu Indonesia.

Maia Estiany Bocorkan Momen Pernikahan Ahmad Dhani & Mulan Jameela 10 Tahun Lalu, Ada Al El dan Dul

BERITA AREMA POPULER Hari Ini, Laga Persib Bandung VS Arema FC Resmi Ditunda & Isi Surat dari PT LIB

Polisi Tuduh Dandhy Dwi Laksono Sebarkan Kebencian, #BebaskanDandhy Jadi Trending Topic di Twitter

Dandhy Dwi Laksono ditangkap polisi atas twit tentang Papua yang dia unggah dalam akun Twitter miliknya.

Kuasa hukum Dandhy, Alghifari Aqsa mengatakan, twit itu diunggah pada 23 September lalu.

"Adapun twit yang dipermasalahkan adalah twit tentang Papua tanggal 23 September. Mungkin teman-teman bisa melihat (twit tentang) peristiwa di Papua dan Wamena," kata Alghifari usai menemani Dandhy menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Twit itu pun masih dapat diakses di akun twitter Dandhy @Dhandy_Laksono.

Jurnalis dan sutradara film dokumenter sexy killers Dandhy Dwi Laksono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).
Jurnalis dan sutradara film dokumenter sexy killers Dandhy Dwi Laksono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019). (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Dalam twit yang diunggah pada Senin (23/9/2019), Dandhy menyertakan dua foto dan beberapa artikel berita online.

"JAYAPURA (foto 1). Mahasiswa Papua yang eksodus dari kampus-kampus di Indonesia, buka posko di Uncen. Aparat angkut mereka dari kampus ke Expo Waena. Rusuh. Ada yang tewas," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.

"WAMENA (foto 2). Siswa SMA protes sikap rasis guru. Dihadapi aparat. Kota rusuh. Banyak yang luka tembak," lanjut keterangannya.

Halaman
1234
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved