Jumat, 5 Juni 2026

Malang

BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Angkutan Online di Malang dan Polisi Pamerkan Motor Hasil Curian

Berikut ini rangkuman berita Malang populer hari ini, Minggu 29 September 2019 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.

Tayang:
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
hayu yudha prabowo
EXPO BARANG BUKTI - Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kapolres Malang, AKBP Dony Alexander serta Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson meninjau barang bukti sepeda motor dan mobil di halaman Polres Malang Kota, Sabtu (29/8/2019). Sebanyak 34 kendaraan roda dua dan tiga mobil hasil kejahatan yang bisa diambil pemiliknya dipajang dalam Expo Barang Bukti Polres Malang Kota. 

SURYAMALANG.COM - Berikut ini rangkuman berita Malang populer hari ini, Minggu 29 September 2019 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.

Berita Malang hari ini mencakup tentang kabar angkutan online yang akan diluncurkan di Malang.

Selain itu ada pula kabar tentang motor curian yang disimpan di kantor Polres Malang.

Berikut rangkuman berita Malang hari ini.

1. Presiden Shell Indonesia Beri Motivasi untuk Peserta Race

Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi bersama jajaran Wakil Rektor Universitas Negeri Malang (UM) saat mengunjungi paddock Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 di UM Malang, Sabtu (28/9/2019).
Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi bersama jajaran Wakil Rektor Universitas Negeri Malang (UM) saat mengunjungi paddock Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 di UM Malang, Sabtu (28/9/2019). (hayu yudha prabowo)

Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi memberikan motivasi kepada para peserta yang sedang mengikuti ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang berlangsung di Universitas Negeri Malang (UM) pada Sabtu (28/9/2019).

Bentuk dukungan tersebut diberikan langsung dengan mendatangi sejumlah booth stand yang ada di gelaran KMHE.

Dalam kunjungannya tersebut, Darwin Silalahi didampingi langsung oleh Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, Wakil Rektor II UM dan Dr. Mu'arifin, M.Pd Wakil Rektor III UM.

"Ini sangat bagus, semangat mahasiswa sungguh luar biasa dalam mengikuti event tahunan ini," ucapny disela-sela kunjungannya.

Tak hanya itu, kunjungan Shell Indonesia tersebut juga sebagai komitmen dalam mendukung pengembangan inovasi teknologi dan sumber daya manusia.

Khususnya generasi muda di Indonesia dalam upaya menghadapi tantangan energi saat ini dan masa depan serta era Revolusi Industri 4.0.

"Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami, bahwa Shell turut mendukung gelaran KMHE 2019 yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti di UM," ucapnya.

Pada kesempatan itu pula Shell juga memberikan kuliah umum tentang “Energy for a Changing World”.

Kuliah umum tersebut untuk memberikan terobosan bagi tim mahasiswa Indonesia di ajang kompetisi mobil hemat Energi Shell Eco-marathon Asia yang digelar sejak tahun 2010, dan kompetisi Drivers' World Championship.

"Seminar tadi lebih pada konteks makro, bahwa KMHE ini tidak sekedar proyek ekstrakurikuler. Tapi ini juga untuk menyelesaikan tantangan besar dunia terkait transisi energi. Seperti melakukan peningkatan efisiensi energi," ujarnya.

Sementara itu, Dr. Mu'arifin, M.Pd Wakil Rektor III UM menyambut baik kedatangan presiden Shell di dalam KMHE 2019.

Menurutnya, kedatangan Shell di KMHE akan memberikan dorongan bagi mahasiswa, terutama untuk para peserta.

"Berdasarkan fakta empiris yang katanya sumber energi mulai bermasalah, kita di sini harus membuat alternatif-alternatif lain. Dan kehadiran Shell di KMHE ini menjadi alternatif berkaitan dengan energi," ujarnya.

Mu'rifin juga menjelaskan, bahwa ada tiga poin tujuan utama dalam gelaran KMHE bagi mahasiswa.

Yang pertama ialah dalam rangka untuk mencari solusi yang berkaitan dengan sumber energi yang baru.

Kedua ialah mengaplikasikan dengan memberikan wadah bagi mahasiswa agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Dan yang ketiga ialah mengoptimalkan gelaran KMHE untuk meningkatkan soft skill dan hard skill para peserta.

"Jadi ada solusi, aplikasi dan optimalisasi. Tiga-tiganya itu yang harus dimanfaatkan. Karena Perguruan Tinggi itu harus berinovasi agar dapat memecahkan permasalahan-permasalahan di masyarakat dengan menjawab kebutuhan di masyarakat. Seperti energi yang terbaru ini," pungkasnya.

2. Tentang Angkutan Online di Malang

Pakar transportasi dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr Ir Nusa Sebayang MT
Pakar transportasi dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr Ir Nusa Sebayang MT (SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar)

Pakar transportasi dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr Ir Nusa Sebayang MT menyebut, harus ada peningkatan pelayanan sebelum diterapkannya angkutan online di Kota Malang.

Peningkatan pelayanan tersebut diperlukan sebelum pemerintah Kota Malang berencana akan menerapkan transportasi berbasis online.

Hal itu berdasarkan pembahasan antara Pemkot Malang dengan penyedia aplikasi angkutan online di Balai Kota Malang, Kamis (26/9/2019).

"Kami rasa dari segi pelayanan dulu yang perlu ditingkatkan. Karena saat ini banyak angkot itu berhenti sembarangan dan itu bisa menyebabkan kemacetan di jalanan," ujar Nusa saat ditemui SURYAMALANG.COM, Sabtu (28/9/2019).

Nusa merincikan beberapa poin penting yang harus diterapkan terkait dengan pelayanan.

Terutama terkait dengan efisiensi waktu, trayek angkutan hingga hingga peningkatan kinerja.

"Pemkot Malang harus melihat dulu, apa sih kepentingan orang naik angkot? Setelah itu baru bisa menerapkannya melalui uji coba," terangnya.

Sebagai pakar transportasi, penerapan angkot online di Kota Malang dirasanya memang perlu untuk dilakukan.

Hal itu seiring dengan persaingan moda transportasi online yang kini telah tumbuh dan berkembang di wilayah perkotaan.

Ia meminta kepada Pemkot Malang agar melakukan sosialisasi dan ujicoba dulu sebelum angkot online diterapkan.

Terutama memberikan edukasi kepada para sopir angkot agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk para penumpang agar penumpang bisa merasa puas.

3. Polres Malang Kota Pamerkan 34 Motor dan 4 Mobil Hasil Kejahatan

EXPO BARANG BUKTI - Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kapolres Malang, AKBP Dony Alexander serta Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson  meninjau barang bukti sepeda motor dan mobil di halaman Polres Malang Kota, Sabtu (29/8/2019). Sebanyak 34 kendaraan roda dua dan tiga mobil  hasil kejahatan yang bisa diambil pemiliknya dipajang dalam Expo Barang Bukti Polres Malang Kota.
EXPO BARANG BUKTI - Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kapolres Malang, AKBP Dony Alexander serta Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson meninjau barang bukti sepeda motor dan mobil di halaman Polres Malang Kota, Sabtu (29/8/2019). Sebanyak 34 kendaraan roda dua dan tiga mobil hasil kejahatan yang bisa diambil pemiliknya dipajang dalam Expo Barang Bukti Polres Malang Kota. (hayu yudha prabowo)

Polres Malang Kota menggelar expo barang bukti hasil kejahatan mulai Sabtu (28/9/2019).

Puluhan motor dan tiga unit mobil hasil kejahatan tampak terjejer rapi di halaman Mapolres Malang Kota.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menuturkan ada 34 kendaraan roda dua dan tiga kendaraan roda empat yang dibawa ke expo. Kendaraan itu merupakan hasil ungkap Satreskrim Polres Malang Kota dari kasus curanmor serta kasus lain.

“Ada juga kasus lain karena kemarin kami menggelar Ops Patuh Semeru,” ujar Dony.

Ia menambahkan sebanyak sembilan kendaraan telah diambil pemiliknya. Kendaraan yang telah diambil tersebut terdiri dari delapan mobil dan satu unit mobil yang menjadi objek curanmor.

“Sebelumnya juga sempat diambil oleh pemiliknya. 15 kendaraan,” imbuhnya.

Agar dapat mengambil barang bukti yang dipajang di expo, pemilik perlu membawa BPKB atau STNK kendaraan. Selain itu, tanda surat kehilangan yang diperoleh dari polisi juga perlu dilampirkan.

Dony berharap expo barang bukti ini dapat digelar secara kontinyu, “Waktunya terserah bisa perpekan atau bulan terserah,” ujarnya.

Salah satu pemilik kendaraan, Ahmad Thoriq, mengaku bersyurkur kendaraanjya ditemukan oleh polisi. Mahasiswa asal Lumajang itu kehilangan motor di kawasan kampus di Dinoyo.

“Alhamdulillah motor saya nggak jadi hilang,” kata Ahmad.

Setelah ini, Ahmad akan lebih menjaga motornya dengan pengaman lebih. Pengalamannya menjadi pelajaran agar ia lebih berhati-hati.

“Nanti saya pasang kunci ganda. Rezeki dan ujian itu memang tidak tahu kapan datanganya tapi tidak ada salahnya untuk menghindari,” tutup Ahmad.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved