Jendela Dunia

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Tercium di Parlemen Amerika Serikat

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Semerbak di Parlemen Amerika Serikat

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Dugaan Pengkhianatan Sudah Tercium di Parlemen Amerika Serikat
slate.com
Donald Trump 

Dia membantah jika pembicaraan dengan Zelensky supaya menguntungkan dirinya.

"Saya tidak melakukannya. Ini adalah pembicaraan yang sempurna. Tidak ada quid pro quo (menguntungkan dirinya)," beber presiden ke-45 AS.

Donald Trump melanjutkan, dia memerintahkan publikasi transkrip percakapan telepon dengan Zelensky karena pemberitaan media yang dia anggap hoaks.

Dia mengeluhkan bagaimana sulitnya jika setiap pembicaraannya dengan setiap pemimpin dunia lain harus dirilis jika diminta media.

Kini, dia mengklaim media menginginkan supaya dia merilis percakapan pertama, yang akan dia lakukan jika mereka begitu memaksa.

Meski begitu, presiden dari Partai Republik itu mengakui jika dia meminta Zelensky supaya menghubungi Jaksa Agung AS William Barr.

Keputusan Demokrat untuk melakukan penyelidikan pemakzulan Trump terjadi setelah muncul keluhan dari seorang pejabat intelijen.

Si pejabat yang menjadi pelapor mengeluhkan ada rekaman selama 30 menit bagaimana Trump "menjanjikan" sesuatu kepada pemimpin asing tersebut.

Presiden Sekaliber Donald Trump pun Ada yang Melawan dan Berani untuk Menggulingkannya

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved