3 Warga Jatim Korban Kerusuhan Wamena Papua: Siati & Nurasin Cerita Harta Dirampas & Rumah Dibakar

3 Warga Jatim Korban Kerusuhan Wamena Papua: Siati & Nurasin Cerita Harta Dirampas & Rumah Dibakar

3 Warga Jatim Korban Kerusuhan Wamena Papua: Siati & Nurasin Cerita Harta Dirampas & Rumah Dibakar
SURYAMALANG/HAYU YUDA PRABOWO
3 Warga Jatim Korban Kerusuhan Wamena Papua: Siati & Nurasin Cerita Harta Dirampas & Rumah Dibakar 

SURYAMALANG.COM - Ratusan warga Jawa Timur korban kerusuhan di Wamena berhasil dievakuasi dan telah tiba di Landasan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Rabu (2/10/2019).

Beberapa warga Jawa Timur yang berhasil dievakuasi yakni Suparman dan Nurasin asal Pasuruan, serta Siati asal Probolinggo.

Ketiga warga Jawa Timur tersebut menceritakan kondisi mencekam yang terjadi di Wamena akhir-akhir ini.

Harta benda milik mereka pun turut menjadi korban dalam kericuhan tersebut, hingga nyawa pun ikut terancam.

Berikut cerita mencekam Suparman, Nurasin dan Siati, perantau dari Wamena asal Jawa Timur.

1. Jadi Tukang Ojek, Tempat Tinggal Suparman di Wamena Dibakar Massa hingga 2 Temannya Tewas

PENGUNGSI WAMENA - Pengungsi Wamena Papua asal Jawa Timur saat tiba menggunakan pesawat hercules di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Rahu (2/10/2019). Sebanyak 120 pengungsi wamena asal jawa timur tiba di Malang untuk kembali ke daerah asal paska kerusuhan di Wamena yang mengakibatkan 33 orang tewas.
PENGUNGSI WAMENA - Pengungsi Wamena Papua asal Jawa Timur saat tiba menggunakan pesawat hercules di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Rahu (2/10/2019). Sebanyak 120 pengungsi wamena asal jawa timur tiba di Malang untuk kembali ke daerah asal paska kerusuhan di Wamena yang mengakibatkan 33 orang tewas. (hayu yudha prabowo)

Suparman mengaku bersyukur bisa selamat dan kembali ke Jawa.

Tempat tinggal Suparman di Wamena, Papua, dibakar oleh gerombolan brutal, dan tidak ada yang tersisa.

“Saya lari. Sudah tidak mikir harta benda. Mikirnya gimana bisa selamat,” ujar Suparman di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, 2 Oktober 2019.

Suparman lebih dari 7 tahun bermukim di Wamena. Ia berprofesi sebagai tukang ojek bersama warga Pasuruan yang lain.

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved