Kabar Lamongan

Seusai Ritual, Dukun Palsu Ini Pamer Tumpukan Uang, Polres Lamongan Sita Uang Palsu Rp 304 Juta

Polres Lamongan membongkar sindikat dukun palsu yang diduga melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang.

Seusai Ritual, Dukun Palsu Ini Pamer Tumpukan Uang, Polres Lamongan Sita Uang Palsu Rp 304 Juta
SURYAMALANG.COM/Hanif Manshuri
Tumpukan uang palsu dan emas batangan palsu yang disita anggota Polres Lamongan terkait kasus penipuan. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN – Polres Lamongan membongkar sindikat dukun palsu yang diduga melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang.

Polres Malang menggeledah rumah di Desa  Girik, Kecamatan Ngimbang, Kamis (3/10/2019) petang.

Polisi menyita uang palsu pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 sebesar Rp 304 juta.

Polisi juga menyita delapan emas batangan palsu satu tas rangsel warna merah, selembar kain warna putih, dan selembar kain warna merah di rumah milik Awinoto tersebut.

Dalam kasus penipuan ini polisi menangkap enam tersangka.

Enam tersangka ini mempunyai peran masing-masing, mulai penyedia uang palsu, mencari calon korban, dan paranormal.

Para tersangka sudah beraksi sejak dua bulan lalu.

Heri Susanto (58) berperan sebagai paranormal. Sinto (39) sebagai pemilik uang palsu.

Komplotan ini menunjuk Supari (45), Ahmad Hamid (38), Pariyanto (36), dan  Sampun (42) untuk mencari calon korban.

Terbongkarnya aksi dukun palsu ini bermula saat polisi mendapat informasi bahwa kerap ada tamu mencurigakan di rumah Awinoto.

Ternyata rumah itu digunakan untuk transaksi penggandaan uang  atau jual beli uang palsu.

Dalam aksinya, pelaku menggelar ritual, dan memamerkan setumpuk uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 kepada korban.

“Memang benar kami mengungkap kasus ini,” kata AKP Djoko Bisono, Kasubbag Humas Polres Lamongan kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (4/10/2019).

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved