Malang Raya

Yuliati, Perempuan yang Ajari Korban KDRT Membatik

Yuliati memegang kain berwarna putih. Canting di tangan kanannya meliuk mengikuti pola yang digambar lebih dulu.

Yuliati, Perempuan yang Ajari Korban KDRT Membatik
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Penggagas Kelompok Perajin Batik Citra Gendis, Yuliati di Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, GONDANGLEGI - Yuliati memegang kain berwarna putih. Canting di tangan kanannya meliuk mengikuti pola yang digambar lebih dulu.

Di samping Yuliati, duduk pula perempuan lain. Mereka membatik bersama.

Yuliati adalah ibu rumah tangga asal Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Dia menggagas kelompok perajin batik yang diberi nama Citra Gendis pada tahun 2016. Kini, kelompok itu beranggotakan 45 orang.

Yuliati mengatakan 80 persen anggota Citra Gendis adalah korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Tidak ingin para korban KDRT ini terus menderita, ia akhirnya membekali para perempuan ini membatik. Berbekal pengalaman bisnis yang telah ditekuni sejak tahun 2014.

“Saya ajak membatik, berdaya. Tidak lagi tergantung kepada suami,” kata Yuliati kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (5/10/2019).

Awalnya tidak banyak yang tertarik mengikuti kelas membatik tersebut.

Tahun 2014 misalnya, dari 25 orang yang mengikuti pelatihan, hanya tiga orang yang melanjutkan bisnis batik.

Hal itu tak menyurutkan niat Yuliati mengentaskan KDRT di Gondanglegi.

Halaman
123
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved