Kabar Lamongan

Setelah di Kecamatan Laren, Tanggul Bengawan Solo di Karanggeneng Lamongan Juga Longsor

Sebelumnya terjadi di Gendong dan Pelangwot Kecamatan Laren, kini tanggul yang ada Desa/Kecamatan Karanggeneng juga mengalami longsor.

Setelah di Kecamatan Laren, Tanggul Bengawan Solo di Karanggeneng Lamongan Juga Longsor
hanif manshuri
Tanggul Bengawan Solo di Karanggeneng, Lamongan, longsor, Minggu (6/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Tanggul Sungai Bengawan Solo di Lamongan Jawa Timur yang longsor terus bertambah.

Sebelumnya terjadi di Gendong dan Pelangwot Kecamatan Laren, kini tanggul yang ada Desa/Kecamatan Karanggeneng juga mengalami longsor.

Tanggul longsor di Desa/Kecamatan Karanggeneng ini mencapai kedalaman sekitar 5 meter dan panjang lebih kurang 100 meter dan longsoran tanah seluas lebih kurang 40 x 60 meter, hingga jarak bibir bantaran dengan tangkis negara tinggal tersisa 4 meter.

Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin membenarkan terjadinya longsor di tanggul Bengawan Solo ini. Terakhir terdata longsor terjadi di Karanggeneng.

"Longsornya sepanjang lebih kurang 100 meter," kata Muslimin pada wartawan, Minggu (6/10/2019).

Longsor berawal di Dusun Glogok Desa Sumberwudi, Karanggeneng, sepanjang 60 meter diikuti longsor tanah bantaran seluas 40x60 meter. Kemudian meluas ke arah selatan dari lokasi sama dengan panjang sekitar 100 meter.

"Di Sumberwudi tahun lalu pernah mengalami kejadian sama," katanya.

Menurut Muslimin, tindakan BPBD Lamongan sementara adalah akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Harapannya ahli geologi melakukan pengeboran untuk mengetahui retakan itu.
BPBD juga akan berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo untuk mencari solusi agar longsor tidak terus terjadi.

Pasalnya, hampir setiap tahun longsor selalu terjadi. Seperti diketahui, sebelumnya tanggul Bengawan Solo di Kecamatan Laren juga mengalami longsor.

Di Kecamatan Laren sendiri tercatat setidaknya terjadi di 2 desa yaitu di Desa Pelangwot dan Desa Laren.

Yang di Karanggeneng , untungnya tanggul yang longsor tersebut berada jauh dari pemukiman sehingga saat ini tak berdampak secara langsung.

"Jarak rumah warga dengan lokasi longsor sekitar 500 meter," katanya.

Sementara itu, warga berharap agar bisa segera dilakukan perbaikan agar tak meluas.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved