Universitas Negeri Malang

Anisa Dari Tari Tradisional Ke Wushu

Anisa pernah menjadi juara II Porprov Jatim dan juara 1 wushu tingkat internasional di Bali kategori tradisional.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Anisa Ayu Diah Yuanda, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kegiatan Pekan Olahraga Universitas Negeri Malang (UM) dalam rangka Dies Natalis ke 65 dan lustrum ke XIII dimeriahkan aksi wushu dari Anisa Ayu Diah Yuanda, mahasiswa Seni Tari dan Musik Fakultas Sastra UM bersama rekannya, Kurniawan dari Univeraitas Ma Chung (UMC) Malang, Senin (7/10/2019).

Anisa pernah menjadi juara II Porprov Jatim dan juara 1 wushu tingkat internasional di Bali kategori tradisional.

Ia awalnya justru menekuni seni tari tradisional saat di SMKN 3 Kota Malang.

“Awalnya ke wushu justru karena ajakan teman,” jelas Anisa pada suryamalang.com usai pembukaan  acara. Saat itu pada 2016.

Gadis kelahiran Malang, 8 Juni 2001 itu diajak temannya yang sudah menekuni wushu sejak TK dengan menonton pertandingan.

Akhirnya ditekuni selama empat tahun terakhir. Mahasiswa semester satu ini kini bergabung dengan klub/sanggar Wushu Cakra Buana.

Ia satu sanggar dengan Kurniawan yang masuk atlet inti wushu Kota Malang.

“Tak banyak yang menekuni wushu. Sehingga saya bisa mendapat banyak prestasi,” aku cewek berbintang Gemini ini.

Karena itu ia mengajak anak muda lain untuk menekuni wushu juga. Karena banyak gerakan yang harus lentur, maka perlu latihan rutin.

“Kendala di cabor ini sebenarnya dari diri sendiri. Terutama kalau badan sudah capek masih harus latihan,” ceritanya.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved