Kabar Sidoarjo

Teguh Novanto Izinkan Honda CBR Dicoba Calon Pembeli yang Tinggalkan Amplop Coklat Tebal

Teguh Novanto, warga Desa Pepe, Sedati, Sidoarjo yang kehilangan motor Honda CBR-nya gara-gara percaya pada orang yang dikenalnya lewat Facebook.

Teguh Novanto Izinkan Honda CBR Dicoba Calon Pembeli yang Tinggalkan Amplop Coklat Tebal
m taufik
AMPLOP ISI KERTAS - Teguh Novanto, warga Desa Pepe Kecamatan Sedati, Sidoarjo yang kehilangan sepeda motor Honda CBR-nya gara-gara percaya dengan orang yang hendak membeli motornya. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Teguh Novanto, warga Desa Pepe Kecamatan Sedati, Sidoarjo yang kehilangan sepeda motor Honda CBR-nya gara-gara percaya dengan orang yang hendak membeli motornya.

Ceritanya, Teguh hendak menjual motor bernopol W 4765 QX. "Hendak saya jual, saya posting di Facebook," kata korban, Senin (7/10/2019).

Dari postingan itu, hari Sabtu lalu ada seseorang menghubunginya melalui WhatsApp yang mengajak bertemu untuk transaksi cash on delivery (COD).

Singkat cerita, korban dan pelaku bertemu di sebuah warung kopi di Desa Pekarungan Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Sabtu lalu. Ketika itu korban bersama seorang temannya, dan pelaku datang diantar sebuah motor matic.

Beberapa saat berbincang, pelaku minta izin untuk mencoba sepeda motor CBR warna hitam itu. Sebagai jaminan, korban meninggalkan sebuah tas berisi amplop coklat besar.

"Katanya amplop berisi uang yang disiapkan untuk membayar motor saya. Dia mencoba motor dan meminta saya menjaga tas tersebut," kisah korban.

Ternyata pelaku tak kunjung kembali. Ditunggu lama dan dihubungi nomornya juga sudah tidak bisa. Kemudian korban yang curiga memutuskan membuka tas yang ditinggalkan tersebut.

Dia pun sangat terkejut dan tersadar telah kehilangan motor. Karena amplop dalam tas yang katanya uang itu hanya bohong. Dalam amplop hanya terdapat tumpukan kertas kardus yang digunting seukuran uang.

Teguh pun menuju kantor polisi untuk melaporkan kejadian ini. Awalnya lapor ke polsek, kemudian diarahkan ke Polresta Sidoarjo. Dia berharap, polisi segera menemukan bandit pencurian sepeda motor dengan modus penipuan tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo mengaku sudah menerima laporan tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mencari bandit curanmor itu.

"Masih penyelidikan," jawab Ali Purnomo singkat saat ditanya wartawan terkait upaya pengusutan terhadap kasus tersebut.

Penulis: M Taufik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved