Warga Sekitar Lahan Bandara Kediri Patok Harga 20 Hingga 35 Juta, Ini 5 Fakta Terbarunya

Pembebasan lahan Bandara Kediri diwarnai dengan aksi warga yang menaikkan harga hingga berkali-kali lipat.

romadoni
LAHAN BANDARA KEDIRI - Lokasi bandara meliputi empat desa di tiga kecamatan, Kabupaten Kediri. 

Dia mengungkapkan, harga tanah terakhir yang terus berubah-ubah akan berdampak terhadap pembebasan lahan Bandara Kediri. Bahkan, di Desa Kaliboto harga tanah sudah di atas tanah Bandara Kediri, sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ru.

Dikatakannya, proses pembebasan lahan di Desa Bulusari sudah berlangsung semenjak 2017 sebenarnya sudah tuntas. Namun ada pergeseran runway, sehingga membutuhkan pembebasan lahan lagi.

"Banyak warga yang nangis-nangis minta tempat relokasi karena mereka kesulitan mencari lahan untuk membangun dari awal lagi," jelasnya.

Ditambahkannya, persoalan yang dihadapi warga saat ini adalah relokasi untuk lahan pengganti tempat tinggal. "Mungkin bisa difasilitasi rumah yang kecil kadi pemerintah memikirkannya tidak hanya sekedar membebaskan saja," pungkasnya.

Bandara Kediri Bisa Untuk Penerbangan International

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Bandara Kendiri akan groundbreaking pada Januari 2020. Infrastruktur akan langsung dikerjakan dan ditarget akhir 2021 mulai bisa dioperasikan.

Ditegaskan Khofifah, Bandara Kediri adalah Proyek Strategis Nasional (PSN). PT Gudang Garam Tbk melalui anak usahanya PT Surya Doho Investama (SDI) sebagai pelaksana dan bertanggung jawab untuk proses teknis.

"Kami terus koordinasi dengan Gudang Garam. Terutama untuk mengkoordinasikan rencana untuk groundbreaking di Januari 2020. Itu amanat Pak Menteri Perhubungan saat Harhubnas lalu agar kita terus koordinasi," kata Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan, untuk pembebasan lahan seluruhnya diserahkan pada PT SDI dan Gudang Garam meskipun proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional.

"Meskipun sebetulnya Bandara Kediri ini bagian dari PSN, tapi dalam penyiapan lahannya semua dalam koordinasi Gudang Garam," ujar Khofifah.

Sedangkan Pemprov, dikatakan mantan Menteri Sosial RI ini, akan mengambil peran untuk mengkoneksikan Bandara Kediri dengan daerah di kawasan Selingkar Wilis. Sehingga begitu bandara rampung pembangunannya, akses dan koneksitas bandara dengan daerah di seputaran Selingkar Wilis sudah bisa digunakan.

"Kita ingin merangkaikan koneksitas ke Tulungagung misalnya, lalu juga di kawasan Selingkar Wilis. Ini akan terus persambungkan. Bukan hanya untuk public transportation tok lho, tapi juga bagaimana UMKMnya, lalu pertanian, perikanan dan juga perkebunannya bisa tumbuh," kata Khofifah.

Rencananya koneksitas dengan Tulungagung akan diwujudkan dengan pembangunan jalan tol. Oleh sebab itu kini Pemprov sedang mengurus izin di BPJT.

Terkait masih adanya penolakan warga karena ganti rugi terlalu rendah, Khofifah mengatakan harus dilihat dulu apa yang menjadi dasar pembebasan lahannya. Jika menurut aturan, seharusnya harganya tetap sesuai dengan harga pasar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved