Malang Raya

Berkat Meja Belajar Otomatis, Siswa SMKN 8 Kota Malang Raih Medali Emas di Malaysia

Tim SMKN 8 Kota Malang yang meraih medali emas di event WICE (World Innovation Competion and Exhibition) 2019 di Segi University And College, Malaysia

Berkat Meja Belajar Otomatis, Siswa SMKN 8 Kota Malang Raih Medali Emas di Malaysia
SMKN 8 Kota Malang
Tim SMKN 8 Kota Malang yang meraih medali emas dan spesial award di ajang WICE di Segi University and College Subang Jaya, Malaysia pekan lalu. 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Tim SMKN 8 Kota Malang yang meraih medali emas di event WICE (World Innovation Competion and Exhibition) 2019 di Segi University And College, Subang Jaya, Malaysia.

Selain itu juga mendapat special award dari Korea University Invention Association (KUIC). Reyhan dkk menang di bidang Teaching Aids and Education.

Temuan dari SMKN 8 itu berupa meja belajar yang bisa diatur agar tidak rabun jauh dan punggung tidak membungkuk. Tim SMKN 8 terdiri dari Reyhan, M. Rafi Haryo Putra, Risky Agung Kurniawan, Fajar Mauludi dan Arya Ardiansyah.

Tri Wahyuni, salah satu Wakil Kepala SMKN 8 menyatakan, kegiatan di Malaysia merupakan pengembangan alat serupa setelah menang di India dan mendapat medali emas sebelumnya.

"Reyhan mengembangkan lagi setelah menang di India bersama teman-temannya di SMKN 8," jelas Tri kepada SURYAMALANG.COM.

Ditambahkan Achmad Syaifudin, guru pendamping saat lomba di Malaysia, pengembangan meja ini pengaturannya lebih lengkap.

"Jika dulu hanya maju mundur, sekarang ditambah dengan naik turun," katanya. Begitu juga kemiringannya bisa diatur. Sehingga diperoleh jarak yang ideal saat membaca.

Sebelum ikut lomba, juga telah dipraktikkan di industri. Sehingga memiliki nilai lebih saat lomba. "Di sana, meja ini juga sempat dijatuhkan juri untuk kekuatannya. Ternyata tidak ada masalah," papar Udin, panggilan akrabnya. Selain itu, meja ini gampang dibawa dan inovasinya orisinil meski terkesan sederhana.

Awal pembuatan prototipe meja ini dilakukan Reyhan dan temannya saat di SMPN 1 Kota Malang. Waktu itu diberi nama I Care Table pada 2017 dan diikutkan di lomba yang diselenggarakan LIPI. Setelah itu, Reyhan terus disempurnakan. Untuk lomba inovasi, ada delapan negara yang ikut. Selain Indonesia, ada Vietnam, Malaysia, Thailand, Philipina, Inggris, Turki dan Korea Selatan.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved