Nasional

Modus Pengurus Panti Asuhan di Bali Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ternyata Sempat Jadi Caleg

Seperti inilah modus pengurus Panti Asuhan cabuli anak di bawah umur yang diasuhnya.

Modus Pengurus Panti Asuhan di Bali Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ternyata Sempat Jadi Caleg
shutterstock
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Seperti inilah modus pengurus Panti Asuhan cabuli anak di bawah umur yang diasuhnya.

Peristiwa pengurus Panti Asuhan cabuli anak di bawah umur ini terjadi di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Siapa sangka ternyata pelaku sempat maju menjadi caleg, namun langkahnya gagal karena kurang suara.

Berikut ini fakta-fakta terkait pengurus panti asuhan cabuli anak di bawah umur, termasuk modusnya.

1. Diketahui ada 3 Korban

Satuan Reskrim Polres Buleleng menetapkan ketua yayasan Kadek Pilipus (44) sebagai tersangka.

Ketua yayasan yang juga pemuka agama di panti asuhannya itu, diduga telah mencabuli tiga anak asuhnya.

Korban masing-masing berinisial N yang saat itu masih berusia 16 tahun, R (14), dan S (12).

Para korban dari keluarga tak mampu ini bahkan dicabuli Pilipus sejak 2011 lalu, sebanyak kurang lebih 10 kali.

2. Terbongkar Setelah Korban Mengaku

Halaman
12
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved