Selebrita

Zulfa Maharani dan Lutesha ke Kota Malang, Cerita Panjang di Balik Produksi Film 'Bebas'

Film Bebas besutan sutradara Riri Riza dipromosikan di Kota Malang oleh dua pemerannya yaitu aktris Zulfa Maharani, Lutesha. Ada juga Mira Lesmana.

Zulfa Maharani dan Lutesha ke Kota Malang, Cerita Panjang di Balik Produksi Film 'Bebas'
sugiyono
Film Bebas besutan sutradara Riri Riza dipromosikan di Kota Malang oleh dua pemerannya yaitu aktris Zulfa Maharani, Lutesha, eksekutif produser Andi Boediman dan produser/penulis skenario Mira Lesmana, Selasa (8/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Film Bebas besutan sutradara Riri Riza dipromosikan di Kota Malang oleh dua pemerannya yaitu aktris Zulfa Maharani, Lutesha, eksekutif produser Andi Boediman dan produser/penulis skenario Mira Lesmana, Selasa (8/10/2019).

Malang disinggahi setelah kemarin, Senin (7/10/2019) promo di Surabaya. Zulfa dan Uthe, panggilan Luthesa mengaku sempat digantung nasibnya selama tiga bulan.

"Pokoknya low expectation deh. Sampai lupa pernah casting," jelas Uthe, pemeran Suci pada wartawan di Green Leaf Kota Malang. Hal ini juga dirasakan Zulfa, pemeran Gina remaja. Sebab kabar jadi tidaknya mereka main di film ini cukup lama diperoleh. Film ini diadaptasi dari film laris Korea Sunny. Indonesia adalah negara ketiga yang memprodusi tapi dengan lokalisasi yang kental. Sehingga yang menonton merasa itu film Indonesia.

Film dengan setting tahun 90an juga menjadi hal baru buat Uthe dan Zulfa yang kelahiran 1994 dan 1999. "Tapi untung di internet bisa jadi tempat riset bagaimana tahun 90an itu," kata Zulfa. Meski saat syuting mereka juga jadi banyak tahu bagaimana properti tahun 90an. Juga mainan zaman itu. "Dari film itu, saya pribadi jadi tahu bagaimana bahasa tahun 90an. Awalnya gak tahu. Jadi tanya yang lebih tua," aku Uthe.

Bahkan rambutnya juga dipermak kriting yang populer saat itu. Berbeda dengan film Sunny dimana gengnya ada tujuh orang perempuan. Di geng Bebas, ada lima perempuan dan satu laki-laki. Sedang tokoh antagonisnya ada dua laki-laki. Tapi di Sunny ada dua tokoh antagonis perempuan. Geng Bebas adalah Vina (Maizura), Kris (Sheryl Sheinafka), Jessica (Agatha Pricilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Luthesa) dan Jojo (Baskara Mahendra).

Masa SMA dilalui Vina dengan pindah ke ibukota dari sebuah kota kecil di Jawa Barat. Tapi logat bicaranya jadi bahan tertawaan. Dan dia tertolong oleh Geng Bebas. Bagi Mira, membuat skenario ini tak banyak kesulitan. Apalagi ia melalui era 90an. Dan untuk riset-riset filmnya, konten di media sosial banyak juga membantunya.

"Ada fanbase era tahun 90an. Misalkan majalah tahun 90an, permainan tahun 90an. Bahkan lagu-lagu di sountrack film itu juga diambil dari yang pernah ada. Seperti lagu Bebas yang pernah dipopulerkan rapper Iwa K. Sedang Andi Boediman menyatakan mengajak nobar teman-temannya di Malang seperti dari SMA Kosayu dan Malang Film Maker. Maklum, ia adalah arek Malang.

"Saya ajak teman-teman saya reuni dan keluarnya (usai nonton) bisa happy," jelasnya. Ia berharap film ini ditonton banyak orang. Sedang alasan memilih promo di Malang karena animo penonton film tinggi seperti di Jogjakarta dan Makasar. Film produksi Miles Film ini paling lama pada hunting lokasi dan properti yang bisa menunjukkan era 90 an. Masalah set sangat mendapat perhatian dari Riri Riza.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved