Breaking News:

Apa itu Penyakit Autoimun? Nama Kondisi yang Diderita Ashanty, Kenali Gejalanya Lebih Dini

Belum lama ini diketahui bahwa penyanyi Ashanty menderita penyakit Autoimun, berikut penjelasan singkat tentang kondisi ini.

Stylo.grid.id
Ashanty menderita Autoimun 

Namun ada penelitian tentang kondisi kesehatan ini. Misalnya kondisi ini lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Ada juga kondisi autoimun yang bisa dialami beberapa anggota dalam sebuah keluarga.

Penelitian juga menunjukkan ada kondisi autoimun yang lebih banyak terjadi pada kelompok etnis tertentu.

Namun karena orang yang mengalami kondisi ini semakin banyak jumlahnya, kemungkinan ada penyebab lain.

Menurut peneliti, faktor lingkungan seperti infeksi atau paparan zat kimia mungkin menjadi salah satu penyebabnya.

Gejala Kondisi Autoimun

Meski ada banyak macamnya, autoimun memiliki beberapa gejala umum.

Yaitu badan yang lemas, otot yang terasa sakit, bagian tubuh membengkak dan memerah, sulit berkonsentrasi, demam ringan, mati rasa dan geli di tangan dan kaki, rambut rontok, dan ruam di kulit.

Gejala-gejala ini terjadi berulang kali.

Namun tentu saja untuk bisa memastikannya kita harus memeriksakan gejala tersebut ke dokter.

Saat ini diketahui ada 80 kondisi autoimun, berikut ini jenis yang paling banyak dialami orang-orang.

1. Celiac disease

Autoimun jarang terjadi pada anak-anak. Namun celiac disease adalah kondisi yang banyak ditemukan pada anak-anak dengan autoimun.

Orang yang mengalami kondisi ini tidak bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten.

Ini karena jika gluten masuk ke dalam usus, sistem imun menyerangnya dan menyebabkan peradangan.

2. Diabetes Tipe-1

Organ pankreas memproduksi hormon insulin yang membantu mengatur kadar gula darah.

Seseorang yang memiliki kondisi diabetes tipe-1 memiliki sistem imun yang menyerang sel produsen insulin.

Kadar gula darah jadi sulit diatur. Tingginya kadar gula bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah, hati, ginjal, mata dan saraf.

3. Rheumatoid arthritis (RA)

Pada kondisi autoimun ini, sistem imun menyerang persendian.

Ini menyebabkan persendian di tubuh jadi berwarna kemerahan, terasa hangat, sakit dan kaku.

4. Psoriasis / psoriatic arthritis

Sel kulit di tubuh kita akan berganti saat sudah tidak dibutuhkan lagi.

Kondisi psoriasis membuat sel kulit 'berkembang biak' lebih cepat dari waktu normal.

Sel-sel yang berlebih jadi menumpuk dan membentuk plak kemerahan di kulit.

Ada juga kondisi psoriasis yang mengalami pembengkakan, rasa kaku dan sakit di persendiannya. Ini disebut psoriatic arthritis.

5. Systemic lupus erythematosus (Lupus)

Dahulu, dokter mengira lupus merupakan penyakit kulit. Karena orang dengan kondisi lupus mengalami ruam di kulitnya.

Namun rupanya selain ruam, lupus juga memengaruhi kondisi organ tubuh seperti persendian, ginjal, otak, dan jantung.

Selain kelima kondisi ini, masih ada banyak kondisi autoimun yang lainnya.

Biasanya orang-orang yang memiliki kondisi autoimun harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan tubuhnya.

Misalnya dengan makanan yang sehat, mengkonsumsi obat tertentu dari dokter, serta istirahat dan olahraga yang cukup.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved