Malang Raya

BPBD Kota Malang Imbau Masyarakat Waspadai Fenomena Angin Kencang

BPBD Kota Malang mengimbau masyarakat waspada terhadap fenomena angin kencang yang mulai terjadi saat ini.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
Hayu Yudha Prabowo
Petugas memotong pohon tumbang yang menimpa truk bernopol B 9708 UQ di Jalan Yulius Usman, Kota Malang, Sabtu (25/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengimbau masyarakat waspada terhadap fenomena angin kencang yang mulai terjadi saat ini.

Berdasarkan pantauan BPBD, kecepatan angin di Kota Malang berada dikisaran 21 km/jam dan masuk dalam kategori waspada.

“Kami imbau untuk hati-hati. Saat ini kecepatannya 21 km/jam. Masuk kategori waspada,” tutur Mahfuzi, Analis Kebencanaan BPBD Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (10/10/2019).

Ia menyebut ada beberapa kawasan yang berpotensi terdapat pohon tumbang.

Kawasan tersebut diantaranya Jalan Semeru, Jalan Raung, Jalan Arjuno, di depan RS Saiful Anwar, dan daerah Sawojajar.

“Di situ banyak sekali terdapat pohon-pohon besar. Berpotensi sekali ada pohon tumbang,” ungkapnya.

BPBD Kota Malang mencatat ada dua kasus pohon tumbang pada September 2019.

Peristiwa itu berpotensi bertambah sebab Indonesia sedang memasuki musim pancaroba yang membuat suhu akan naik dan turun.

“Suhu yang naik turun berdampak pada hembusan angin. Tapi kita doakan semoga semua baik-baik saja,” imbuhnya.

Sesuai analisa BMKG, musim hujan diprediksi mengguyur Kota Malang pada awal November mendatang.

Selain banjir, ancaman pohon tumbang juga membayangi kota berjuluk bunga ini seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2018.

“Kami sudah beri warning via medsos. Mudah-mudahan tidak sampai 56 km/jam kecepatannya seperti Oktober 2018 lalu,” terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved