Tempo Doeloe

Ken Dedes, 'Ibu Batik' Nusantara Lama, Berdasarkan Berhala Vidyadewi Prajnaparamita dari Malang

Ken Dedes yang diberhalakan sebagai Vidyadewi Prajnaparamita di Candi Putri, Desa Pagentan Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang adalah sebuah "ikon h

Ken Dedes, 'Ibu Batik' Nusantara Lama, Berdasarkan Berhala Vidyadewi Prajnaparamita dari Malang
wikipedia
Ken Dedes yang diberhalakan sebagai Vidyadewi Prajnaparamita di Candi Putri, Desa Pagentan Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang adalah sebuah "ikon historis" Malang Raya sekaligus ikonnya "Malang Batik Heritage". 

Unsur sebutan "putri" pada sebutan "Candi Putri" Itu mengisyaratkan bahwa di suatu areal pada Gang Pondok Bungkuk -- yang kini telah berdiri bangunan rumah tinggal dari warga setempat, konon pernah terdapat bangunan suci (baca "candi") yang berlatar religi Mahayana Buddhisme, dengan arca dewata utama (istadewata) Dewi Prajnaparamita, Hyang Widyadewi.

Sayang penanganan terhadap Candi Putri terlampau terlambat sehingga monumen historis terkait dengan pendharmman Ken Dedes tersebut raib abadi.

Itulah akibat bila "kurang open" terhadap aset kulturalnya. Unsur sebutan "putri" Itu sangat mungkin menujuk pada arca dewata perempuan, yaitu Dewi Prajnaparamita, yang merupakan "arca perwujudan Ken Dedes".

Arca yang merupakan "masterpice" seni-patung (ikonografi) masa Hindu-Buddha itu tidak perlu lagi diragukan sebagai arca dari era Singhasari, lantaran keraguan akibat pengaruh dari tulisan Earl Drake "Gayatri Rajapadni".

Beberapa alasan mengenai itu adalah : (1) berasal dari Candi Putri di Desa Pagentan Singosari, (2) bergaya seni-arca Phalla, yang pernah berpengaruh kuat di era Mataram dan Singhasari, serta (3) berbahan batu kapur (lime stone) yang muasal batuannya boleh jadi dari daerah Malang selatan -- masih terdapat arca Prajnaparamita yang serupa di halaman sisi barat Candi Singosari, yang sayang sekali kondisinya telah demikian aus. Meski demikian, arca ini memperlihatkan atribut sebagai Dewi Prajnaparamita. Artinya, di daerah Singosari tidak hanya memiliiki sebuah arca Prajnaparamita.

Ken Dedes yang diberhalakan sebagai Vidyadewi Prajnaparamita di Candi Putri, Desa Pagentan Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang adalah sebuah
Ken Dedes yang diberhalakan sebagai Vidyadewi Prajnaparamita di Candi Putri, Desa Pagentan Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang adalah sebuah "ikon historis" Malang Raya sekaligus ikonnya "Malang Batik Heritage". (wikipedia)

Arca Dewi Prajnaparamita yang pernah sangat lama melanglang ke Negeri Belanda dan sekarang hadir menjadi benda koleksi penting di Museum Nasional Jakarta itu sangat mungkin adalah "arca perwujudan" putri Ken Dedes, yang konon ditempatkan di salah satu tempat yang berada daerah Singosari.

Tepatnya pada Candi Mahayana Buddhisme di area dalam (watek i jro) kadatwan (kompleks istana) kerajaan Tumapel yang beribu kota di Singhasari di era pemerintahan Wisnuwardhana dan Kretanegara, yaitu pada Candi Putri.

Lokasinya hanya kurang dari 500 m sebelah selatan sepasang arca Dwarapala besar ataupun dari Candi Singosari, tepatnya pada Gang Pondok Bungkuk di Desa Pagentan.

Tempat peribadatan itu merupakan pendharmman (tempat pemujaan) bagi arwah Ken Dedes sebagai "IBU Mula" dari raja-raja di kerajaan Singhasari dan Majapahit.

Candi Putri dapat kiranya diibaratkan sebagai "pura kaibon" di Bali, yakni tempat untuk memuja arwah "ibu mula" dari suatu keluarga luas (extended family), yaitu keluarga para raja baik di kerajaan Singhasari maupun di Majapahit. 

Halaman
1234
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved