Kota Batu

Menjelang Musim Hujan, Waspada Pohon Tumbang

Menjelang memasuki musim penghujan pada November mendatang, angin kencang mulai dirasakan warga Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
PUSDALOPS BPBD KOTA BATU
Petugas BPBD Kota Batu melakukan penertiban pohon rawan tumbang. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Menjelang memasuki musim penghujan pada November mendatang, angin kencang mulai dirasakan warga Kota Batu.

Agar tidak terjadi adanya korban karena tertimpa pohon tumbang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu melakukan pemotongan pohon rawan tumbang.

Kegiatan ini sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Kasi Kedaruratan BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan bahwa angin kecang dan pohon tumbang patut diwaspadai pengendara R2 maupun R4 memasuki peralihan musim bulan Oktober ini.

“Angin kencang dan pohon tumbang jadi potensi bencana saat peralihan musim.”

“Pantauan kami, saat ini ada beberapa kawasan jalan yang rawa pohon tumbang di Kota Batu,” ujar Rochim kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (10/9/2019).

Ia menguraikan beberapa yang rawan pohon tumbang diantaranya Jalan Ir. Soekarno, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Trunojoyo kecamatan/Kota Batu.

Kerawanan pohon tumbang di daerah tersebut karena banyak pohon yang besar dan berusia tua.

“Karena itu kami himbau kepada warga Kota Batu agar behati-hati ketika berkendara dan jangan memarkir kendaraan dibawah pohon besar saat cuaca berangin seperti saat ini,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan  DPUPR Kota Batu, Munsif Fanani menjelaskan bahwa jumlah pohon yang rawan tumbang di Kota Batu berjumlah sekitar 180 pohon.

“Kami telah mendata ada sekitar 180 pohon rawan tumbang. Kami masih melakukan proses pemantauan apakah pohon tersebut perlu dipangkas rantingnya atau bahkan di tebang seluruhnya,” paparnya.

Munsif mengatakan pohon-pohon yang rawan tumbang dan menjadi pantauan pihaknya adalah yang memiliki tinggi minimal 5 meter, diameter minimal 30 cm, dan sudah mati sejak 3 sampai 5 tahun. Sehingga tidak semua pohon bisa ditebang.

Sebelumnya, untuk kejadian pohon tumbang di Kota Batu karena angin kecang baru saja terjadi tanggal 29 September kemarin di kawasan Payung 2 atau Jalan Trunojoyo.

Dengan jenis pohon beringun setinggi 10 meter dan berdiameter 15 Cm.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved