Breaking News:

Malang Raya

Satpol PP Kota Malang Hentikan Renovasi Bekas Rumah Keluarga Bung Tomo di Jalan Ijen

Satpol PP Kota Malang Hentikan Renovasi Bekas Rumah Keluarga Bung Tomo di Jalan Ijen karena Tidak Berizin.

Edgar
GANTI PEMILIK - Proses renovasi bekas rumah keluarga Bung Tomo di Jalan Ijen No 6 Kota Malang. 

Apabila petugas mendapati bahwa rumah tersebut mssih direnovasi, Satpol PP akan memberikan tindakan tegas.

"Bisa saja nanti kami segel. Tapi harus berhenti sementara. Untuk tindak lanjutnya seperti apa ya kita lihat nanti," imbuhnya.

Arkeolog Datangi Bekas Rumah Bung Tomo di Kota Malang, Tak Ingin Kejadian di Surabaya Terulang

Satpol PP Pertanyakan Izin Renovasi Bekas Rumah Keluarga Bung Tomo di Jalan Ijen, Kota Malang

Melihat Rumah Bung Tomo di Jalan Ijen, Kota Malang, Pemilik Baru Langsung Renovasi

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut kesaksian dari Ahmad, mandor pekerja yang merenovasi rumah peninggalan Bung Tomo tersebut menjelaskan, rumah itu akan digunakan sebagai tempat hunian biasa.

Ia hanya memperbaiki dinding-dinding rumah dan lebih meninggikan rumah tersebut agar tidak terkena banjir.

Ahmad pun menjelaskan, jika nama pemilik tersebut bernama Firda yang saat ini sedang berdomisili di Bali.

Pihaknya ditargetkan pembangunan rampung pada akhir tahun ini sebelum tahun baru.

"Kami sudah dua minggu merenovasi rumah ini. Dan kalau bisa akhir tahun harus selesai," tandasnya.

Berdasarkan wawancara SURYA dengan Sulistina, istri Bung Tomo, pada 2006, rumah di Jalan Ijen No 6 Kota Malang itu dibeli sebagian menggunakan uang hasil penjualan buku 'Koordinasi dalam Republik Indonesia' karangan Bung Tomo yang terbit tahun 1953. 

Sulistina memang asal Malang tetapi tidak menempati rumah di kawasan elit itu karena empat anaknya tinggal di Jakarta dan sekitarnya. 

Dokumen foto keluarga Bung Tomo dan istrinya, Sulistina, bersama satu dari empat anaknya. Foto kanan, Sulistina saat berusia 81 tahun pada 2006. Bung Tomo lahir di Surabaya, 3 Oktober 1920 dan meninggal dunia di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun. Orator ulung itu baru dianugerahi gelar Pahlawan pada 2008. Bung Tomo menikahi istrinya, Sulistina, pada 19 Juni 1947 dan dikaruniai empat orang anak. Sulistina lahir di Malang, 25 Oktober 1925, dan meninggal dunia di Jakarta, 31 Agustus 2016 pada umur 90 tahun.
Dokumen foto keluarga Bung Tomo dan istrinya, Sulistina, bersama satu dari empat anaknya. Foto kanan, Sulistina saat berusia 81 tahun pada 2006. Bung Tomo lahir di Surabaya, 3 Oktober 1920 dan meninggal dunia di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun. Orator ulung itu baru dianugerahi gelar Pahlawan pada 2008. Bung Tomo menikahi istrinya, Sulistina, pada 19 Juni 1947 dan dikaruniai empat orang anak. Sulistina lahir di Malang, 25 Oktober 1925, dan meninggal dunia di Jakarta, 31 Agustus 2016 pada umur 90 tahun. (suryamalang.com)
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved