Kabar Tulungagung

Identitas Empat Maling asal Pasuruan, Tiga Kali Beraksi di Tulungagung, Juga Pernah di Nganjuk

Identitas Empat Maling asal Pasuruan, Tiga Kali Beraksi di Tulungagung, Juga Pernah di Nganjuk

Identitas Empat Maling asal Pasuruan, Tiga Kali Beraksi di Tulungagung, Juga Pernah di Nganjuk
ist
TERSANGKA MALING - Pipit Luko Saputro (41) dan Yono (37) warga Desa Wonokoyo Kecamatan Beji, Pasuruan. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Empat pencuri lintas wilayah berhasil ditangkap tim gabungan Polres Nganjuk, Polres Tulungagung, dan Polres Pasuruan pada Selasa (8/10/2019) malam di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Kawanan asal Kabupaten Pasuruan ini pernah tiga kali beraksi di wilayah Tulungagung.

Mereka adalah Bahrudin (39) warga Desa Sambisirah Kecamatan Wonorejo, Sodikin (25) warga Desa Rebono Kecamatan Wonorejo, Pipit Luko Saputro (41) dan Yono (37) warga Desa Wonokoyo Kecamatan Beji.

Polisi melumpuhkan Pipit dan Yono karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Sodikin, Pipit, dan Yono menjalani proses hukum di Polres Nganjuk, sementara Bahrudin diproses di Polres Tulungagung.

TERSANGKA MALING - Bahrudin (39) warga Desa Sambisirah Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.
TERSANGKA MALING - Bahrudin (39) warga Desa Sambisirah Kecamatan Wonorejo, Pasuruan. (ist)

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas, Ipda Anwari mengatakan, terungkapnya kawanan ini bermula laporan dari Bambang (52), warga Desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

“Waktu itu korban kehilangan sebuah HP, kemudian dia lapor ke Polsek Ngantru,” terang Anwari.

Dari penyelidikan, ponsel milik Bambang diketahui dikuasai oleh Slamet Riyadi, warga Desa Pajaran Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Slamet mengaku membeli ponsel itu dari penjual cilok bernama Nurul.

Sementara Nurul mengaku membeli ponsel itu dari Soleh.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved