Kabar Tulungagung

Warkop Karaoke di Tulungagung Suguhkan Anak di Bawah Umur sebagai Pemandu Lagu, Akibatnya Fatal

Warkop Karaoke di Tulungagung Suguhkan Anak di Bawah Umur sebagai Pemandu Lagu, Akibatnya Fatal

Warkop Karaoke di Tulungagung Suguhkan Anak di Bawah Umur sebagai Pemandu Lagu, Akibatnya Fatal
Tribunnews.com
Ilustrasi Purel 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pemilik warung kopi (Warkop) karaoke, Badar Hanafi (48) harus berurusan dengan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung.

Sebab warga Desa/Kecamatan Ngunut ini kedapatan mempekerjakan tiga anak di bawah umur.

Tiga anak tersebut adalah AF (17), ER (15) dan VA (17).

Mereka dipekerjakan sebagai pemandu lagu di karaoke Camp 19 di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru.

“Yang bersangkutan masih diproses di UPPA,” terang Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasat Reskrim, AKP Hendi Septiadi, Minggu (13/10/2019) sore.

Terungkapnya kasus ini bermula dari informasi warga, karena melihat anak-anak bekerja sebagai pemandu lagu, pada awal Oktober 2019.

Polisi kemudian melakukan menyelidikan ke warkop yang disebut dalam aduan itu.

Setelah beberapa hari melakukan pengintaian, polisi memastikan informasi warga adalah benar.

“Hari jumlah anggota UPPA mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan tanda pengenal pengunjung dan pekerja,” sambung Hendi.

Saat itulah diketahui, tiga remaja putri itu tengah menemani tamu di ruang karaoke.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved