Malang Raya

Dianggap Kedaluwarsa, Perda Minuman Beralkohol di Kota Malang Butuh Penguatan

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Malang menggagas Peraturan Daerah (Perda) Minuman Beralkohol (minol).

Dianggap Kedaluwarsa, Perda Minuman Beralkohol di Kota Malang Butuh Penguatan
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Dengar pendapat antara Pansus Perda Minol DPRD Kota Malang, Satpol PP Kota Malang, polisi, dan Bea Cukai di DPRD Kota Malang, Selasa (15/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Malang menggagas Peraturan Daerah (Perda) Minuman Beralkohol (minol).

Dalam gagasan tersebut, menyebutkan, bahwa Perda Minol ini harus dilakukan pembaruan.

Ketua Tim Pansus Perda Minol, H Rokhmad menjelaskan, Perda 5/2006 sudah kedaluwarsa semenjak beredarnya Peraturan Menteri Perdagangan 20/2014.

Sehingga dalam Perda Minol ini perlu dipertegas lagi dan dikuatkan untuk dilakukannya penindakan.

“Yang jelas dilarang ini tidak mungkin. Karena di atas sudah ada yang mengizinkan. Sehingga nanti kita akan kami batasi pengadaannya dan peredarannya,” ucap Rokhmad kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (15/10).

Pansus akan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di RT/RW dalam penyusunan Perda Minol.

Serta melihat berbagai macam Perda Minol yang ada di kota lain untuk melakukan studi banding.

“Penegakan hanya bisa dilakukan oleh Satpol PP. Untuk itu, kami meminta bergerak bersama-sama, meski tidak mungkin pelarangan Minol ini beredar,” ujarnya.

Dia menyarankan Pemkot Malang membentuk tim khusus untuk mengawal Perda Minol.

Hal itu dilakukan agar penegakan dalam Perda Minol ini harus berjalan efektif.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved