Kabar Surabaya

Suami 47 Tahun Bakar Istri 19 Tahun di Surabaya, Kondisi Korban Stabil, Polisi Buru Pelaku asal Pati

Suami 47 Tahun Bakar Istri 19 Tahun di Surabaya, Kondisi Korban Stabil, Polisi Buru Pelaku asal Pati, Jawa Tengah.

Suami 47 Tahun Bakar Istri 19 Tahun di Surabaya, Kondisi Korban Stabil, Polisi Buru Pelaku asal Pati
LUHUR PAMBUDI
Suami bakar istrinya di rumah kos di Jalan Ketintang Baru, Surabaya, Selasa (15/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Insiden suami bakar istri di sebuah kamar kos, 'D Kost', Jalan Ketintang Baru II A No 3A, RT 1 RW 2, Ketintang, Gayungan, Surabaya, terus diusut polisi.

Maspuryanto (47), warga Batangan, Pati, Jateng, diduga kuat membakar tubuh istrinya menggunakan benda cair yang mudah terbakar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, pihaknya dalam hal ini Unit Reskrim Polsek Gayungan masih menunggu hasil Labfor yang dilakukan Tim Inafis untuk memastikan benda cair tersebut.

"Apakah ini dilakukan dengan pembakaran biasa atau dengan bahan bakar, apakah itu bensin atau apa," katanya di Balai Wartawan, Mapolda Jatim, selasa (15/10/2019).

Barung menerangkan, kondisi terkini korban Putri Nalurita (19) warga Desa Sembung Kecamatan Parengan, Tuban, dalam keadaan stabil dan masih berada dalam penanganan tim medis RSUD Dr Soetomo.

"Kalau dilihat dari luka bakarnya sementara kami berkesimpulan di atas 40 persen, karena ditutupi semua dengan lapisan perban medis perawatan," jelasnya.

Oleh karena itu hingga saat ini, lanjut Barung, pihaknya masih belum dapat menggali keterangan dari pihak korban.

VIDEO KRONOLOGI Suami Nekat Bakar Istrinya di Kamar Kos Surabaya, Diawali Cek-cok Tak Ingin Berpisah

"Putri saat ini sedang dirawat di RS, doakan semoga agar korban bisa pulih agar kami dapatkan hal yang mendukung penyidikan kami," jelasnya.

Bersamaaan dengan menunggu kesehatan korban stabil, ungkap Barung, juga masih mengupayakan pengejaran pada si pelaku.

"Dan suami masih dalam pengejaran kita karena mobilitas tersangka menggunakan motor, saat kebakaran langsung melarikan diri," terangnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto menuturkan, hasil monitoring tracking ponsel, lokasi terakhir ponsel Maspuryanto aktif berada di kawasan Sepanjang, Sidoarjo.

"Sedang ponsel dimatikan, terakhir posisi ponsel hidup di Sepanjang," pungkasnya. LUHUR PAMBUDI

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved