Tips Kesehatan

Tiga Tips Terhindar dari Dehidrasi Ketika Cuaca Panas Menurut Dokter Puspita Dyah Ardyani

Dehidrasi, ungkap dr Puspita Dyah Ardyani, ialah kondisi kekurangan cairan dalam tubuh yang berpotensi mengganggu fungsi normal tubuh

Editor: yuli
ist
Dokter Puspita Dyah Ardyani 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Selama musim kemarau, hampir semua wilayah di dataran rendah terasa lebih gerah dan panas dibandingkan biasanya. Terik matahari terasa lebih menyengat.

Kondisi ini, tak ayal membuat masyarakat mengeluh, apalagi ketika hari beranjak siang. 

Kondisi ini dapat membuat tubuh lebih mudah dehidrasi. Jika cairan dalam tubuh kurang, maka aktivitas akan terhambat.

Dehidrasi, ungkap dokter umum MedicElle Clinic, dr Puspita Dyah Ardyani, ialah kondisi kekurangan cairan dalam tubuh yang berpotensi mengganggu fungsi normal tubuh.

"Gejalanya, antara lain yaitu, mulut dan bibir terasa kering, timbul demam, sakit kepala, merasa sangat haus, lemah, lesu, dan tidak bertenaga," ungkap dr Puspita.

Ia pun memberikan tips agar tubuh terhindar dari dehidrasi selama cuaca panas.

Yuk simak selengkapnya.

1. Memperbanyak cairan tubuh

Dokter Puspita mengatakan, hal utama uang harus dilakukan yaitu me-recharge tubuh. Caranya yaitu meminum air putih atau cairan elektrolit yang aman bagi tubuh.

"Meskipun tidak dahaga, lanjutnya, harus tetap mengonsumsi air putih beberapa menit sekali," ungkapnya.

Dokter Puspita pun menyarankan untuk membawa tumblr berisi air mineral ke mana pun dan kapan pun ketika sedang beraktivitas.

"Rajinlah mengonsumsi air putih agar cairan yang dikeluarkan tubuh untuk beraktivitas dapat terus terganti," jelasnya.

Selain air putih dan minuman elektrolit, bisa juga mengonsumsi jus buah atau minuman berkarbonasi.

Tapi, yang perlu diingat, jangan m minum yang mengandung kafein seperti kopi atau teh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved